detikcom
Senin, 22/04/2013 21:36 WIB

Bakal Calon Anggota Senator di Jabar Capai 38 Orang

Oris Riswan Budiana - detikNews
Bandung - Sebanyak 38 orang mendaftar menjadi calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) ke KPU Jabar. Tercatat Mantan Bupati Garut Aceng Fikri dan juga suami Elma Theana, Julianda Barus ikut meramaikan bursa senator asal jabar.

Menurut Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat sebenarnya ada 44 orang yang mendaftar. Tapi hanya 38 orang yang menyerahkan berkas pendaftaran dan persyaratannya.

"Untuk calon anggota DPD, semuanya membawa dukungan di atas 5 ribu (KTP)," ucap Yayat.

Sementara itu 12 parpol semuanya telah menyerahkan daftar caleg sementara (DCS) sebelum pendaftaran ditutup. "Semua parpol yang berjumlah 12 sudah menyerahkan daftar calegnya ke kita. Semuanya memenuhi kuota perempuan minimal 30 persen," kata Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat di Kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Kota Bandung, Senin (22/4/2013).

Dari 12 parpol, delapan di antaranya menyerahkan 100 nama masing-masing PDIP, Demokrat, Gerindra, Hanura, PKB, Golkar, NasDem, dan PAN. Sedangkan sisanya kurang dari 100 orang, yaitu PPP 99 orang, PBB 99 orang, PKS 88 orang, dan PKPI 56 orang.

"Yang daftar tidak ada masalah, tidak ada pengajuan caleg ganda. Semuanya berjalan baik, mulus," jelas Yayat.

Proses penyerahan DCS dan pendaftaran calon anggota DPD ditutup pukul 16.00 WIB. Tapi proses pendaftaran baru selesai sekitar pukul 20.00 WIB.

Mulai besok, KPU Jabar akan melakukan verifikasi administrasi dan dilanjutkan verifikasi faktual hingga 8 Mei. Jika ada kekurangan, parpol atau calon anggota DPD masih bisa memperbaiki atau melengkapi berkasnya mulai 9-22 Mei.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ors/ern)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%