detikcom

Senin, 22/04/2013 18:31 WIB

Bekas Orang Dekat Geert Wilders Masuk Islam

Rachmadin Ismail - detikNews
Amsterdam - Kabar mengejutkan datang dari politikus Belanda Arnoud van Doorn. Bekas orang dekat politikus Belanda yang anti Islam, Geert Wilders, itu kini masuk islam.

Diberitakan Amsterdamherald, Senin (22/4/2013), van Doorn pernah menjabat sebagai wakil ketua PVV group atau partai kebebasan Belanda. Dia disebut-sebut sebagai orang kepercayaan Wilders.

Kabar soal masuk islam pertama kali diketahui dari twitter. Lewat akunnya @ArnoudvDoorn, dia menyebutkan sudah memeluk Islam.

"Tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya," begitu isi twit van Doorn.

Al Jazeera sempat mewawancarai van Doorn beberapa waktu lalu. Dia mengungkapkan alasannya masuk islam pertama kali saat mengunjungi sejumlah masjid karena alasan penasaran.

"Saya sudah mendengar berbagai cerita negatif tentang Islam, tapi saya bukan orang yang mengikuti opini orang lain tanpa riset dan menyimpulkan sendiri pendapat saya," ujarnya.

Saat ditanya apakah dia menyesal pernah bergabung dengan partai kebebasan, van Doorn menjawab: "Saya sudah belajar bahwa setiap pengalaman dalam hidup pasti ada tujuannya. Bagaimanapun, dengan pengetahuan yang saya miliki saat ini, saya tak pernah ragu untuk membuat pilihan berbeda," katanya.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(mad/nvc)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%