detikcom
Senin, 22/04/2013 17:10 WIB

Cabuli & Sodomi Anak-anak, Pastur Australia Segera Diadili

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ilustrasi
Victoria - Seorang pastur Katolik menyerahkan diri kepada kepolisian Australia setelah didakwa atas kasus pencabulan anak-anak. Pastur berusia 67 tahun ini akan segera diadili, setelah sekian lama berada di Vatikan.

Pastur yang namanya sengaja dirahasiakan ini, didakwa terkait kasus pencabulan anak-anak yang terjadi pada tahun 1976 dan 1985 silam. Tindak pencabulan tersebut terjadi di dua wilayah, yakni Sunbury dan Ferntree Gully, yang semuanya ada di negara bagian Victoria, Australia.

"Kepolisian Victoria telah bernegosiasi dengan Gereja Katolik sejak Juli 2012 agar pria tersebut kembali dari Roma," ujar juru bicara Kepolisian Victoria seperti dilansir The Australian, Senin (22/4/2013).

"Kepulangan pria ini ke Victoria merupakan hasil kerjasama yang baik antara Kepolisian Victoria dengan Gereja Katolik," imbuhnya.

Pernyataan kepolisian Victoria ini sedkit berbeda dengan pernyataan sebelum-sebelumnya, yang kerap menyebut pihak gereja kurang kooperatif ketika menyinggung penyelidikan polisi terhadap pastur dari pihak mereka. Untuk kasus ini, dibutuhkan waktu 1 tahun untuk bernegosiasi dengan pihak gereja.

Menurut kepolisian, pastur ini dijerat 10 dakwaan, termasuk sodomi, pencabulan, dan penyerangan. Semuanya dilakukan terhadap anak-anak yang tidak disebut secara rinci jumlahnya. Namun dipastikan para korbannya berjenis kelamin laki-laki. Selain itu, tidak dijelaskan lebih lanjut mengenai dakwaan-dakwaan tersebut.

Dengan didampingi pengacaranya, pastur ini menyerahkan diri kepada polisi begitu tiba di Victoria pada Senin (22/4) waktu setempat. Setelah sempat ditahan dan dimintai keterangan, pastur ini akhirnya bebas dengan jaminan. Persidangan perdana kasus ini akan digelar di Pengadilan Melbourne pada 26 April mendatang.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(nvc/ita)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%