detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 18:02 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 22/04/2013 17:10 WIB

Cabuli & Sodomi Anak-anak, Pastur Australia Segera Diadili

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ilustrasi
Victoria - Seorang pastur Katolik menyerahkan diri kepada kepolisian Australia setelah didakwa atas kasus pencabulan anak-anak. Pastur berusia 67 tahun ini akan segera diadili, setelah sekian lama berada di Vatikan.

Pastur yang namanya sengaja dirahasiakan ini, didakwa terkait kasus pencabulan anak-anak yang terjadi pada tahun 1976 dan 1985 silam. Tindak pencabulan tersebut terjadi di dua wilayah, yakni Sunbury dan Ferntree Gully, yang semuanya ada di negara bagian Victoria, Australia.

"Kepolisian Victoria telah bernegosiasi dengan Gereja Katolik sejak Juli 2012 agar pria tersebut kembali dari Roma," ujar juru bicara Kepolisian Victoria seperti dilansir The Australian, Senin (22/4/2013).

"Kepulangan pria ini ke Victoria merupakan hasil kerjasama yang baik antara Kepolisian Victoria dengan Gereja Katolik," imbuhnya.

Pernyataan kepolisian Victoria ini sedkit berbeda dengan pernyataan sebelum-sebelumnya, yang kerap menyebut pihak gereja kurang kooperatif ketika menyinggung penyelidikan polisi terhadap pastur dari pihak mereka. Untuk kasus ini, dibutuhkan waktu 1 tahun untuk bernegosiasi dengan pihak gereja.

Menurut kepolisian, pastur ini dijerat 10 dakwaan, termasuk sodomi, pencabulan, dan penyerangan. Semuanya dilakukan terhadap anak-anak yang tidak disebut secara rinci jumlahnya. Namun dipastikan para korbannya berjenis kelamin laki-laki. Selain itu, tidak dijelaskan lebih lanjut mengenai dakwaan-dakwaan tersebut.

Dengan didampingi pengacaranya, pastur ini menyerahkan diri kepada polisi begitu tiba di Victoria pada Senin (22/4) waktu setempat. Setelah sempat ditahan dan dimintai keterangan, pastur ini akhirnya bebas dengan jaminan. Persidangan perdana kasus ini akan digelar di Pengadilan Melbourne pada 26 April mendatang.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(nvc/ita)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%