Senin, 22/04/2013 15:53 WIB

Polisi Tangkap Pembakar Siswi di Asahan, Motif Cinta Ditolak

Andi Siahaan - detikNews
Asahan - Kepolisian Resort Asahan menangkap tersangka pelaku pembunuhan dan pembakaran siswa SMK di Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Cinta ditolak menjadi motif utama pembunuhan sadis ini.

Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Asahan AKP Fahrizal menyatakan, tersangka Fernando Malau (20) diamankan dari persembunyiannya di Medan, dan seterusnya dibawa ke Mapolres Asahan, di Kisaran. Hingga Senin (22/4/2013), tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif.

Penangkapan Malau dilakukan setelah polisi mengembangkan penyelidikan setelah ditemukannya mayat korban Winda Sari Manurung (17) pada Minggu (21/4/2013) pagi. Dalam penyelidikan kecurigaan mengarah kepada tersangka yang belakangan melarikan diri dan akhirnya berhasil ditangkap pada Minggu malam di Medan.

Dalam pengakuannya kepada polisi, tersangka menyatakan marah karena cintanya ditolak korban. Tersangka mengaku sering dimintai tolong oleh korban, dimintai pulsa juga. Pada hari kejadian, Jumat (19/4/2013) jam lima sore, setelah korban pulang dari Tanjung Balai, keduanya janji berjumpa dan naik sepeda motor korban.

Malau yang membawa motor kemudian membelokkan motor ke arah perkebunan karet di Pondok Ladang Rawang, Pasar 5. Di sana dia memperkosa korban, lantas mencekik korban hingga tewas.

“Dalam keadaan kalut, dan berusaha menghilangkan jejak, tersangka kemudian membakar korban,” ujar Fahrizal kepada wartawan di Mapolres Asahan, Senin sore.

Seterusnya pelaku meninggalkan lokasi sekalian membawa sepeda motor Honda SupraX 125 nomor polisi BK 4902 XN milik korban, berikut perhiasan dan handphone. Setelah menjual sepeda motor korban seharga Rp 700 ribu kepada penadah, pelaku lantas melarikan diri.

Polisi menyatakan, untuk sementara pelaku dijerat dengan sejumlah pasal KUHPIdana, antara lain pasal 338, 340 dan 365. Pasal-pasal ini menjanjikan ancaman hukuman seumur hidup.




Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(rul/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
42%
Kontra
58%