detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 19:48 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 22/04/2013 15:53 WIB

Polisi Tangkap Pembakar Siswi di Asahan, Motif Cinta Ditolak

Andi Siahaan - detikNews
Asahan - Kepolisian Resort Asahan menangkap tersangka pelaku pembunuhan dan pembakaran siswa SMK di Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Cinta ditolak menjadi motif utama pembunuhan sadis ini.

Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Asahan AKP Fahrizal menyatakan, tersangka Fernando Malau (20) diamankan dari persembunyiannya di Medan, dan seterusnya dibawa ke Mapolres Asahan, di Kisaran. Hingga Senin (22/4/2013), tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif.

Penangkapan Malau dilakukan setelah polisi mengembangkan penyelidikan setelah ditemukannya mayat korban Winda Sari Manurung (17) pada Minggu (21/4/2013) pagi. Dalam penyelidikan kecurigaan mengarah kepada tersangka yang belakangan melarikan diri dan akhirnya berhasil ditangkap pada Minggu malam di Medan.

Dalam pengakuannya kepada polisi, tersangka menyatakan marah karena cintanya ditolak korban. Tersangka mengaku sering dimintai tolong oleh korban, dimintai pulsa juga. Pada hari kejadian, Jumat (19/4/2013) jam lima sore, setelah korban pulang dari Tanjung Balai, keduanya janji berjumpa dan naik sepeda motor korban.

Malau yang membawa motor kemudian membelokkan motor ke arah perkebunan karet di Pondok Ladang Rawang, Pasar 5. Di sana dia memperkosa korban, lantas mencekik korban hingga tewas.

“Dalam keadaan kalut, dan berusaha menghilangkan jejak, tersangka kemudian membakar korban,” ujar Fahrizal kepada wartawan di Mapolres Asahan, Senin sore.

Seterusnya pelaku meninggalkan lokasi sekalian membawa sepeda motor Honda SupraX 125 nomor polisi BK 4902 XN milik korban, berikut perhiasan dan handphone. Setelah menjual sepeda motor korban seharga Rp 700 ribu kepada penadah, pelaku lantas melarikan diri.

Polisi menyatakan, untuk sementara pelaku dijerat dengan sejumlah pasal KUHPIdana, antara lain pasal 338, 340 dan 365. Pasal-pasal ini menjanjikan ancaman hukuman seumur hidup.




Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(rul/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%