detikcom
Senin, 22/04/2013 15:25 WIB

Pengganti Kapolri dan Wakapolri Harus Lebih Baik dari yang Saat Ini

Andri Haryanto - detikNews
Wakapolri Komjen Nanan Sukarna
Jakarta - Istana mempercepat masa tugas Kapolri Jenderal Timur Pradopo per Agustus 2013 nanti, berbarengan dengan masa tugas pendampinganya, Komjen Nanan Sukarna yang habis masa dinasnya. Nanan berharap siapapun pengganti pucuk pimpinan di Korps Trunojoyo lebih baik dari pimpinan saat ini.

"Kita berharap penerus-penerus kami itu yang lebih baik daripada era yang sekarang," kata Komjen Nanan dalam pembukaan Seminar 'Peran media dan Kedudukan Media Massa dalam Mendukung Tupoksi Polri di Indonesia', di Auditorium PTIK, Jl Tirtayasa, Jakarta Selatan, Senin (22/4/2013).

Perwira tinggi yang memiliki kans untuk masuk bursa pemilihan Kapolri tentunya mereka yang menyandang pangkat jenderal berbintang tiga atau Komisaris Jenderal (Komjen). Saat ini sudah ada lima jenderal yang mumpuni untuk bersaing di bursa pengganti Jenderal Timur.

Mereka adalah Kabareskrim Komjen Sutarman, Kepala BNN Komjen Anang Iskandar, Kabaintelkan Komjen Suparni Parto, Kalemdikpol Komjen Budi Gunawan. Sementara Kabaharkan Komjen Oegroseno dan Irwasum Komjen Imam Sudjarwo tersisa setahun massa tugasnya.

Nanan berharap mereka yang nanti terpilih tidak berdasarkan intervensi dan kolusi. "Jadi pemimpinnya betul-betul lebih baik daripada yang sekarang. Sangat tergantung pada kepolisiannya, apakah polisinya independen, ya harus independen. Independent tapi bukan arogan. Independen itu transparan, terbuka, siap diaudit, dan bertanggung jawab," tegas Nanan.


Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(ahy/mpr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%