detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 17:48 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 22/04/2013 12:40 WIB

Ini 3 Masalah UN SMP, Idem dengan SMA

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 5 Next »
Jakarta - Giliran ujian nasional (UN) tingkat SMP kini digelar serentak. Fakta menunjukkan, masalah UN SMP nyaris mirip dengan karut marut UN SMA seperti 3 hal ini:

Mendikbud M Nuh menjamin UN SMP digelar serentak di seluruh Indonesia. Kemendikbud menggaet personel TNI/Polri dalam mendistribusikan naskah-naskah soal ujian hingga ke Kepulauan terpencil sekali pun.

M Nuh juga berkoordinasi dengan Wapres Boediono untuk proses pengiriman. Mereka memantau hingga Minggu pukul 23.00 WIB.

Fakta di lapangan menunjukkan UN SMP masih karut marut. Masih ada sekolah yang ditunda ujiannya karena pendistribusian soal yang terlambat. Belum lagi ada kendala teknis lainnya.

Berikut 3 masalah UN SMP:

Next page :


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%