detikcom
Senin, 22/04/2013 09:26 WIB

PKB Daftarkan DCS Siang Ini, Ridho Rhoma Masuk Caleg

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendaftarkan caleg ke KPU hari ini. Putra raja dangdut Rhoma Irama, Rhido Rhoma masuk jadi caleg.

Sementara Rhoma Irama tak jadi nyaleg lewat PKB. Meski anggota Bappilu PKB pernah mengutarakan niat Rhoma.

"Rhoma nggak nyaleg, Ridho yang nyaleg," kata ketua DPP PKB Marwan Jafar, kepada detikcom, Senin (22/4/2013).

PKB memilih hari terakhir mendaftarkan Daftar Caleg Sementara (DCS) ke KPU. PKB ingin memastikan setiap persiapan matang.

"Kita sudah selesai, untuk DPRRI malah sisa. Yang sisa ya kita tempatkan di DPRD Provinsi," kata Marwan.

Ada 4 partai yang akan mendaftarkan DCS ke KPU siang ini. Selain PKB, ada Gerindra dan dua partai lain yang mendaftarkan DCS ke KPU.

KPU akan menutup pendaftaran DCS malam ini. Setelah itu, KPU akan melakukan verifikasi administrasi hingga 6 Mei, dan hasilnya disampaikan kepada


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(van/fiq)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%