Detik.com News
Detik.com
Senin, 22/04/2013 09:20 WIB

UN SMP Tertunda, Mendikbud: Saya Bilang Serentak Hari Ini, Bukan Jam Ini

Mulya Nur Bilkis - detikNews
UN SMP Tertunda, Mendikbud: Saya Bilang Serentak Hari Ini, Bukan Jam Ini
Jakarta - Ujian Nasional (UN) tingkat SMP di sejumlah daerah ditunda gara-gara distribusi soal terlambat. Bagi Mendikbud M Nuh, penundaan itu bukan masalah.

"Oh gitu ya. Ya nggak apa-apa kan terlambat satu dua jam ya nggak apa-apa," kata M Nuh di kawasan Jakarta Pusat, Senin (22/4/2013).

Menurut dia, pelaksanaan UN yang terpenting digelar hari ini. Penundaan ini karena ada masalah di percetakan.

Jadi nggak apa-apa terlambat, Pak? "Makanya saya bilang serentak hari ini, bukan jam ini," jawab M Nuh.

M Nuh juga memaklumi kegelisahan para siswa peserta UN. "Kemungkinan siswa gelisah tetapi ya nggak apa-apa," ujar dia.

Untuk soal UN yang tertukar, M Nuh mengatakan bisa diatasi.

"Belum dibuka. Kalau sudah tahu (tertukar) ya ditukar," kata pria yang mengenakan baju safari warna biru ini.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(aan/mok)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%