detikcom
Minggu, 21/04/2013 15:54 WIB

Rem Blong, Bus Tabrak 3 Mobil Hingga Ringsek di Boyolali

Muchus Budi R. - detikNews
Boyolali - Kecelakaan karambol terjadi di ruas jalan Solo-Semarang, di Boyolali, Minggu (21/4/2013). Sebuah bus pariwisata yang mengalami rem blong lepas kendali menabrak tiga mobil yang ada di depannya. Karenanya kuatnya hantaman, tiga mobil pribadi yang ditabrak mengalami kerusakan parah hingga ringsek. Satu orang mengalami luka parah dan sejumlah orang lainnya mengalami luka.

Kasatlantas Polres Boyolali, AKP Hendrawan Hasan, memaparkan kecelakaan terjadi di traffic light pertigaan Ngangkruk, Desa Ngaru-aru, Kecamatan Banyudono, Boyolali. Bus Pariwisata PO Budi Jaya menghantam tiga mobil di depannya saat lampu traffic light yang sedang berhenti karena lampu menyala merah. Diduga, bus bernomor polisi H 1734 CA itu mengalami rem blong.

Bus PO Budi Jaya, bernomor polisi H 1734 CA, yang dikemudikan Cipto Roso (54 tahun) warga Karangkulon, Wonosalam, Demak, melaju dari arah Semarang menuju Solo. Sesampainya di pertigaan Ngangkruk, laju bus tak bisa dikendalikan.

Bus terus melaju kencang, sedangkan di depannya traffic light menyala merah dan terdapat sejumlah kendaraan yang sedang berhenti. Bus yang membawa t sekitar 30 penumpang itu langsung menghantam tiga mobil didepannya. Pertama bus menghantam mobil Toyota Corolla H 7940 UY yang berada paling belakang. Mobil sedan yang dikemudikan Wegig Sutopo, hingga terdorong maju dan terpelanting ke kanan naik ke median jalan hingga pindah ke lajur sisi selatan.

Selanjutnya, bus terus melaju menghantam Daihatsu Xenia H 8908 DR yang dikemudikan Elvis AR, warga Semarang. Mobil silver itu terdorong maju dan menghantam mobil Daihatsu Xenia H 9376 FH yang dikemudikan Fariski Muniawan Pramudita (20) warga Semarang.

Ketiganya mengalami rusak parah dan ringsek. Sebetulnya ada satu mobil lagi yang menjadi korban namun segera melaju meninggalkan lokasi setelah lampu hijau. Kami sudah memeriksa kernet bus, yang saat kejadian berada di depan.

"Di lokasi kejadian, dari olah TKP yang kami lakukan tidak ditemukan adanya jejak pengereman. Kami juga sudah meminta keterangan kernet bus. Dari keterangannya, sebelum kejadian sopir sempat berteriak dan mengatakan remnya blong,” lanjut Hendrawan Hasan.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Korban luka adalah satu keluarga penumpang mobil Daihatsu Xenia H 8908 DR yang dikemudikan Elvis, yaitu Siti Mualimah (istri Elvis) dan kedua anaknya yakni Edgar dan Akbar. Akbar yang masih berusia 11 tahun menderita luka berat selanjutnya dilarikan ke RS Kustati Solo.

Sedangkan Wegig Sutopo dan dua putranya, El Nino dan Antariksa, juga mengalami luka-luka ringan. Wegig adalah pemain bola dari klub Persebi Boyolali.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mbr/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%