detikcom
Minggu, 21/04/2013 15:23 WIB

Nama Caleg Salah, PDIP Serahkan DCS ke KPU Senin

Ikhwanul Khabibi - detikNews
foto : Ribka (Ikhwanul/detikcom)
Jakarta - PDIP batal menyerahkan daftar calon legislatif sementara (DCS) ke Komisi Pemilihan Umum hari ini. Penyebabnya, DCS belum rampung.

"Besok baru kami akan menyetorkan ke KPU," kata politisi PDIP Ribka Tjiptaning kepada wartawan usai menghadiri acara peringatan Hari Kartini di SMK Sahid, Jalan H. Baping, Ciracas, Jakarta, Minggu (22/4/2013). Ribka mengenakan pakaian seragam Satgas PDIP yaitu seragam warna hitam dan baret Cakra Buana warna merah.

Ribka mengatakan penundaan ini karena pendataan DCS belum rampung. Ada beberapa kabupaten yang belum selesai. Selain itu masih ada beberapa kesalahan administrasi yang harus direvisi, seperti adanya kesalahan penulisan nama calon.

"Ada beberapa yang masih salah nama," ucap Ribka.

Riebka menambahkan, total caleg perempuan dari PDIP berjumlah 31 persen. "Ada juga yang dari DPR RI turun ke provinsi," ujarnya.

Dijadwalkan sebelumnya, PDIP akan menyerahkan daftar caleg ke KPU hari ini pukul 10.00 WIB. Karena mengurus DCS ini, Megawati Soekarnoputri tidak menghadiri acara Kartinian di SMK Sahid tersebut.

Sesuai jadwal, penyerahan DCS ke KPU terakhir pada Senin 22 April.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(slm/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
71%
Kontra
29%