Detik.com News
Detik.com

Minggu, 21/04/2013 03:12 WIB

Peringati Hari Kartini, PDIP Berikan Penghargaan Terhadap 5 Orang Wanita Tangguh

Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Dalam rangka memperingati hari Kartini, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bersama organisasi sayapnya Taruna Merah Putih, memberikan penghargaan terhadap 5 orang perempuan tangguh di Kabupaten Bogor. Perempuan yang menerima penghargaan tersebut mulai dari pelajar, mahasiswa, guru, atlet hingga ibu rumah tangga.

Ketua DPD Taruna Merah Putih, Maruarar Sirait mengatakan, kisah hidup dan perjuangan para perempuan yang diberikan penghargaan tersebut patut dicontoh. Salah satunya adalah Fathonah (59), perempuan asal Bogor yang bekerja sebagai kuli cuci.

Dengan gaji tak lebih dari Rp 750 ribu perbulannya, Fathonah sanggup untuk menghidupi tiga orang anaknya, bahkan hingga lulus kuliah. Untuk menambah penghasilannya, Fathonah pun aktif dalam kegiatan Posyandu di tempat tinggalnya.

"Semangat seperti Ibu Fathonah inilah yang mestinya bisa kita teladani. Bayangkan, dengan penghasilan yang pas-pasan tapi dia terus berjuang untuk menyekolahkan anak-anaknya," kata Maruarar Sirait kepada detikcom, Sabtu (20/04/2013).

"Karena pengabdian dan kegigihannya itulah, Ibu Fathonah sejak 12 tahun jadi kuli cuci, kita berikan penghargaan dalam rangka peringatan Hari kartini," tambahnya.

Selain Fathonah, ada 4 perempuan yang dianggap layak untuk menerima penghargaan tersebut. Di antaranya yaitu, Savira Ekaputri, pelajar kelas 2 SMAN 1 Bogor yang masuk kategori pelajar berprestasi dan mendapat anugerah Gold Honor Hongkong Asia International Mathematical Olympic Open Contest Festival 2012.

Dari kategori mahasiswa, ada Riahna Kembaren, mahasiswi Institut Pertanian Bogor (IPB) yang mejadi inovator dalam program 104 Inovasi Indonesia 2012. Sedangkan untuk kategori guru diberikan kepada Aida, seorang Kepala Sekola SMA Negeri 8 Bogor yang merupakan guru teladan.

Terakhir untuk kategori atlet. Diberikan kepada Yulinar Tika Sari Wardah, seorang atlet pencak silat dengan Prestasi juara 1 World Champion Thailand 2012.

"Banyak hal yang bisa kita teladani dari semangat dan prestasi seorang Kartini. Sementara penghargaan yang kita berikan kepada 5 perempuan perkasa ini, sebagai bukti perjuangan mereka dihargai oleh orang lain," kata Maruarar.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(jor/trq)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%