detikcom
Sabtu, 20/04/2013 16:04 WIB

5 Parpol Serahkan DCS di Hari Terakhir

M Iqbal - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Sebanyak 5 partai politik menyerahkan daftar calegnya pada hari terakhir penerimaan Daftar Caleg Sementara (DCS), Senin 22 April. Alasannya beberapa partai itu masih dalam tahap finalisasi.

Kelima partai itu adalah Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Kesatuan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dan Partai Bulan Bintang (PBB).

"Hari Senin pukul 10.00 WIB kita serahkan ke KPU," kata Sekjen Partai NasDem Patrice Rio Capella kepada detikcom, Sabtu (20/4/2013).

Menurutnya jumlah daftar caleg yang akan diserahkan sesuai kuota maksimal yaitu 560 kursi parlemen. "Senin hari baik," ucapnya saat ditanya alasan menyerahkan di hari terakhir.

Tak jauh berbeda dengan NasDem, Partai Kesatuan dan Persatuan Indonesia (PKPI) juga akan menyerahkan pada hari Senin. Ketua umum PKPI Sutiyoso, menuturkan saat ini penyusunan DCS masih dalam tahap finalisasi.

"Kita masih merampungkan beberapa yang kosong, karena ada beberapa dapil yang kurang dan beberapa lainnya kebanyakan," kata pria yang akrab disapa bang Yos, saat dihubungi terpisah.

Bang Yos mengatakan partainya baru bisa menyerahkan di hari terakhir karena PKPI bersama PBB menjadi partai yang terakhir menjadi peserta Pemilu berdasarkan keputusan PT TUN.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bal/rvk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
50%
Kontra
50%