detikcom
Sabtu, 20/04/2013 12:30 WIB

KM Mitra Jaya 8 Terbakar di Perairan Masalembu Sumenep, 2 ABK Hilang

Ahmad Rahman - detikNews
Halaman 1 dari 2
26 ABK yang selamat tengah didata/A Rahman
Sumenep - KM Mitra Jaya 8 terbakar di perairan Pulau Masalembu, Sumenep, Madura. 2 ABK kapal pencari ikan itu dinyatakan hilang, dan 26 lainnya selamat.

Terbakaranya KM Mitra Jaya 8 saat mencari ikan pada Rabu (18/4/2013) malam itu diketahui dari para ABK yang selamat setelah ditolong perahu nelayan asal Kecamatan Ambunten, Sabtu (20/4/2013).

26 ABK yang selamat sempat terapung selama satu hari satu malam dengan
menggunakan gabus tempat ikan kapal. Korban ditolong dua perahu
nelayan yang sedang melintas yakni KM Pancasona 1 dan 2 milik H Matsir
(45) dan Makkil (35) warga Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten.

"Saya temukan mereka terapung di laut menggunakan gabus ikan, kemudian
saya tolong dibawa ke Ambunten," kata Makkil.

Menurut Husen (32), salah satu ABK selamat, diduga api yang mebakar kapal akibat korsleting mesin, kemudian merembet ke kabel sehingga api semakin membesar, dan tidak bisa dipadamkan. Agar selamat, semua ABK loncat keluar menyelamatan diri.

"Saya berusaha memadamkan api tapi tidak bisa. Api makin besar akhirnya
kami loncat setelah kapal tenggelam," kata Husen menceritakan.

Husen mengaku, ABK KM Mitra Jaya 8 yang terbakar seluruhnya 28 orang.
26 Berhasil menyelamatkan diri menggunakan gabus. Sedangkan 2 lainnya hilang dan belum diketahui keberadaannya.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bdh/bdh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%