detikcom
Sabtu, 20/04/2013 12:02 WIB

Polisi Gerebek Kampung Narkoba Medan, 36 Orang Ditangkap

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan - Sebanyak 36 orang diamankan polisi dalam penggerebekan yang dilakukan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Medan di sarang narkoba, Kampung Kubur, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (20/4/2013). Sejumlah barang bukti diamankan, termasuk sabu-sabu dan airsoft gun.

Penggerebekan yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) itu berlangsung selama dua jam sejak pukul 06.00 WIB. Puluhan polisi berjaga di setiap pintu keluar dan masuk kawasan Kampung Kubur yang berada di Jalan Zainul Arifin, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah.

Berbeda dengan penangkapan-penangkapan sebelumnya, jumlah tersangka yang diamankan kali ini cukup banyak. Barang bukti yang ditemukan pun cukup beragam.

“Pengintaian sudah dilakukan sejak sepekan lalu, lalu kita lakukan penggerebekan,” kata Kepala Satresnarkoba Polresta Medan, Komisaris Polisi Dony Alexander, kepada wartawan di Mapolres Medan, Jalan HM Said.

Barang bukti yang diamankan dalam penangkapan kali ini, antara lain 3 paket sabu-sabu, 1 paket ganja, bong atau alat hisap sabu-sabu, jarum suntik, pipa kaca, plastik klip kosong, 1 timbangan digital dan mancis. Kemudian 26 unit mesin jackpot berikut koin, 5 senjata tajam, 3 sepeda motor, handphone, sejumlah uang tunai, dan sepucuk airsoft gun. Seluruh tersangka berikut barang bukti dibawa ke Mapolresta Medan untuk penyidikan lebih lanjut.

Kampung Kubur yang dikenal sebagai kampung narkoba di Medan sudah sering kali digerebek polisi. Kendati begitu, aktivitas perdagangan narkoba di kawasan itu terus berlangsung.

(rul/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%