Jumat, 19/04/2013 22:30 WIB

Ketua PKB se-Jabar Wajib Mundur Jika Target Raihan Suara Meleset

Oris Riswan Budiana - detikNews
Bandung - Para ketua pengurus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se-Jabar wajib mundur dari jabatannya jika tak mampu mewujudkan target pada Pemilu 2014. Semua kabupaten/kota di Jabar diharuskan meraih minimal suara 15 persen.

"Ketuanya mundur, sudah tanda tangan semua," kata Ketua DPW PKB Jabar Dedi Wahidi di Kantor DPW PKB Jabar, Jalan Banteng, Jumat (19/4/2013).

Menurutnya, kesepakatan itu sudah ada sebelum ia dilantik jadi ketua DPW PKB Jabar. "Sudah lama itu, sebelum saya dilantik. Saya mau dilantik kalau kalian (ketua PKB se-Jabar) mau membangun komitmen seperti ini," ucapnya.

Tak hanya ketua PKB di kabupaten/kota, sebagai ketua PKB Jabar ia juga siap mundur jika raihan suara PKB di Jabar totalnya tidak mencapai 15 persen. "Termasuk saya, kalau gagal mundur," tegas Dedi.

Setiap kabupaten/kota menurutnya ditargetkan berbeda raihan suaranya. Tapi yang pasti, target paling minimal adalah 15 persen. "Itu untuk memotivasi," tandasnya.

Khusus untuk Jabar, PKB menargetkan mampu menempatkan 15 kadernya sebagai anggota DPRD Jabar. "Sebelumnya kita hanya dua orang," paparnya.

Target itu diyakini akan terwujud karena PKB menjaring orang-orang terbaik untuk diusung sebagai caleg. Saat ini ada 117 bakal caleg. Dari jumlah itu akan didaftarkan 100 orang ke KPU Jabar.

Soal pendaftaran bakal caleg, PKB memilih tanggal unik yaitu 22 April. Pendaftaran bakal caleg di tingkat Jabar disesuaikan dengan pendaftaran di tingkat pusat.

Awalnya PKB berencana mendaftarkan bakal caleg ke KPU Jabar hari ini. Tapi dibatalkan karena menyesuaikan dengan DPP. "Kita daftar tanggal 22 jam 2 (siang) lebih dua karena PKB nomor (urut) 2," tandas Dedi.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ors/ern)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%