detikcom

Jumat, 19/04/2013 19:39 WIB

Demi Kebaikan, Video Joget Siswi SMA 2 Tolitoli di Youtube Harus Diblokir

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta agar video joget anak SMA 2 Tolitoli, Sulteng di youtube diblokir. Video joget anak SMA itu dinilai keterlaluan karena menjadikan agama sebagai candaan.

"Video tersebut harus segera diblokir. Video tersebut telah mempertontonkan pelecehan dan penghinaan terhadap sakralitas salat," jelas Wakil Ketua KPAI Asrorun Niam saat berbincang dengan detikcom, Jumat (19/4/2013).

Pemblokiran video itu juga demi kebaikan siswi SMA itu. Mereka selaku remaja mesti diberi pemahaman yang benar. "Pelakunya dicari, diusut, dan diberi pengetahuan bahwa tindakan tersebut adalah bertentangan dengan etika, hukum, dan juga agama," terang doktor hukum Islam yang akrab disapa Niam ini.

Siapapun, lanjut Niam, atas nama apapun tidak dibenarkan melakukan tindakan pelecehan dan penghinaan terhadap ajaran agama.

"Apalagi dilakukan oleh peserta didik yang seharusnya mencerminkan tingkah laku dan perbuatan sebagai orang terdidik. Tindakan tersebut sangat bertentangan dengan prinsip luhur pendidikan. Situsnya harus diblokir, karena secara nyata berisi konten yang menistakan ajaran agama," jelasnya.

Sekolah dalam hal ini juga tidak boleh lepas tangan untuk mengambil langkah-langkah agar tersampaikan pesan bahwa tindakan tersebut bertentangan dengan norma hukum dan agama.

"Untuk langkah preventif, aparat harus segera memblokir dan mengimbau untuk tidak menyebarkan ke masyarakat," tutupnya.

Belum bisa dipastikan apakah siswi itu benar dari SMA 2 Tolitoli, Sulteng. detikcom yang mencoba menghubungi lewat telepon sekolah itu tak mendapat respons. Dari seragam yang dikenakan siswa tersebut, tertulis SMA 2 Tolitoli. Tak diketahui kapan video yang diduga memakai HP itu diambil.

Aksi siswi itu direkam selama 5 menit. Mereka dengan polosnya bergoyang diselingi salat. Mungkin maksudnya hanya bercanda, tapi tak ayal candaan remaja ini disayangkan.

Mereka membaca dan praktik salat, kemudian ketika musik Maroon 5 menggema, mereka berjoget. Banyak yang menyanyangkan aksi para siswi itu. Hampir 3 ribu orang telah menonton video yang diunggah pada 16 April 2013 itu.

Banjir mengepung Ibukota Jakarta. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ndr/nrl)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Penangkapan BW Adalah Balas Dendam Polri ke KPK

Banyak pihak yang mengecam penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) oleh Bareskrim Polri. Bahkan, mantan Plt Pimpinan KPK Mas Ahmad Santosa berpendapat penangkapan oleh Polri terhadap BW merupakan tindakan balas dendam terkait penetapan tersangka Komjen Pol Budi Gunawan oleh KPK. Bila Anda setuju dengan Mas Ahmad Santosa, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%