detikcom
Jumat, 19/04/2013 19:03 WIB

Hilangkan Kata 'Bersih', PKS Ganti Slogan Jadi 'Cinta, Kerja, & Harmoni'

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Halaman 1 dari 2
Foto: Angling Adhitya P/detikcom
Semarang - Merapi Ballroom kawasan PRPP Semarang riuh sorakan ribuan kader PKS saat Presiden PKS, Anis Matta, memberikan orasi politiknya dalam acara milad ke-15 PKS di Semarang. Dalam orasinya tersebut, ia sempat mengutip lirik lagu 'Bongkar' dari Iwan Fals.

"Iwan Fals pernah bilang, kalau cinta sudah dibuang, jangan harap keadilan akan datang," kata Anis Matta dalam orasinya di Merapi Ballroom kawasan PRPP Semarang, Jumat (19/4/2013).

"Bongkar!" teriak sejumlah kader.

Penggalan lirik lagu tersebut diambil berkaitan dengan slogan baru PKS yaitu 'Cinta, Kerja dan Harmoni'. Menurutnya, slogan tersebut sesuai dengan inti dari nilai kehidupan manusia.

"Itu sebabnya kita angkat 'Cinta, Kerja, Harmoni' karena merupakan inti nilai hidup manusia," tandasnya..

Dalam orasinya, Anis juga menyatakan acara milad bukan untuk memperingati hari lahir suatu partai politik karena partai politik seharusnya menjadi mesin ideologi dan bukan menjadi kendaraan pribadi untuk mencapai kekuasaan.

"Ini bukan untuk memperingati hari lahir suatu partai politik. Tapi kita memperingati tahun kebangkitan generasi baru Indonesia. Generasi yang melawan tirani, otoriter dan mencetuskan ferormasi dan kita adalah ruh dari generasi itu," tegasnya.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(alg/try)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%
MustRead close