Detik.com News
Detik.com

Jumat, 19/04/2013 18:22 WIB

Ditangkap BNN, Status SS Sebagai Atlet Catur Dibekukan

Nur Khafifah - detikNews
Jakarta - Satu dari lima orang tersangka anggota jaringan narkoba yang ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) di Bali pada Selasa lalu diketahui sebagai atlet catur. Pria berinisial SS tersebut sempat menyumbangkan medali perak kepada Bali dalam PON di Riau.

"SS atlet catur asal Bali yang dalam PON di Riau menerima medali perak," ujar Sekjen Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi), Henry Hendratmo, di Kantor BNN, Jl MT Haryono, Cawang, Jakarta, Jumat (19/4/2013).

Dia memastikan SS dalam PON bersih dari narkoba. Sebab setiap atlet pasti menjalani tahap uji urine sebelum dan sesudah pertandingan.

"Atas kasus ini, statusnya sebagai atlet dibekukan," ujar Henry.

Selama sesi keterangan pers, SS yang dihadirkan di Kantor BNN terus menundukkan kepalanya yang tutupi topi. Sangkaan yang dikenakan kepada pria berusia 50 tahun ini adalah kurir narkoba untuk Nusa Tenggara Barat.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(kff/lh)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%