Jumat, 19/04/2013 16:11 WIB

Bocah Hidupi 3 Adiknya

Dapat Segepok Uang dari Presiden SBY, Tasripin Menangis

Arbi Anugrah - detikNews
Foto: Arbi Anugrah/detikcom
Banyumas - Selain rumah baru, Tasripin (12) dan 3 adiknya mendapatkan sumbangan 'spesial'. Ia diberi segepok uang oleh Presiden SBY. Dan, Tasripin pun menangis.

"Ini dari Presiden. Tolong digunakan sebaik-baiknya, untuk sekolah dan lain-lainnya," kata Staf Kepresidenan Bidang Pangan dan Energi, Hariyanto, usai serah terima rumah yang dihadiri Dandim 0701 Banyumas, Letkol Inf Helmi Tachejadi Soerjono, dan rombongan lainnya, Jumat (19/4/2013). Lokasi serah terima adalah di rumah baru Tasripin yang baru direhab oleh TNI.

Tasripin menerima amplop besar berwarna cokelat. Tangan kecilnya nyaris tak cukup memegang segepok uang itu. Adiknya hanya melihat, seolah tak begitu mengerti apa yang terjadi. Tiga bocah itu masing-masing Dandi (9), Riyanti, (7) dan Daryo (5).

Usai menerima amplop itu, mata Tasripin berkaca-kaca. Air bening keluar dari sudut mata bocah lugu ini. Letkol Helmi memeluknya, berusaha menenangkan emosi bocah yang terpaksa menghidupi ketiga adiknya dengan bekerja serabutan di sawah.

Selama beberapa saat, semua larut dalam haru. Tasripin tak bisa mengerem air mata yang terus meleleh, sedangkan adiknya hanya bisa tolah-toleh.

Rumah Tasripin berada di Desa Gunung Lurah, Kecamatan Cilongok, Banyumas. Setelah direhab, kondisinya jauh lebih bagus. Dandim dan staf kepresidenan datang lebih dulu. Tasripin menyusul kemudian.

Rumah baru Tasripin dicat biru telur. Lingkungan sekitarnya tampak lebih bersih. Tak ada lagi semak-semak tinggi.

Rombongan Dandim dan kepresidenan tak lama berada di rumah tersebut. Usai serah terima rumah dan memberikan bantuan, mereka meninggalkan lokasi dengan mobil Panther. Sementara Tasripin dan adiknya mulai menempati rumah tersebut.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(try/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
90%
Kontra
10%