Jumat, 19/04/2013 14:42 WIB

Dua Perampok Kambuhan Tewas Ditembak di Pondok Gede

Salmah Muslimah - detikNews
foto: ilustrasi.
Jakarta - Mungkin sudah suratan nasib DAN dan DAS tewas ditembus timah panas polisi. Dua 'alumnus' LP Cipinang ini merupakan buronan dalam serangkaian kasus perampokan bersenjata sejak akhir tahun lalu di Jawa Barat.

"Pelaku baru keluar dari LP Cipinang, dan merupakan buronan polisi," ungkap Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Putut Eko Bayuseno di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Jumat (19/4/2013).

Dipaparkannya, penembakan terhadap DAN dan DAS terjadi pada sekitar pukul 03.00 WIB ini di Pondok Gede, Bekasi. Sebelumnya, pelaku dan kawanannya berusaha merampas pistol polisi yang mengejarnya.

"Sudah diberi tembakan peringatan, tapi melarikan diri. Setelah ditembak di dada kiri, baru bisa ditangkap kembali. Pelaku meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit," urai Putut.

Dari penyergapan diri hari ini, berhasil ditangkap delapan orang anggota kawanan DAN dan DAS dalam aksi perampokan bersenjata api dan kekerasan. Yaitu SD, RH, AR, ADK,EJ, AND, AR, dan ZN yang berdasar catatan polisi mereka terlibat dalam perampokan di sebuah SMA di Jakarta Selatan (November 2012), pencucian mobil di Bekasi dan gudang beras Cianjur, Jawa Barat (15 April 2013).

"Dalam aksinya, pelaku memotong gembok pagar lalu menyekap penghuni dan melakui bila ada perlawanan. Mereka mencari sasaran pada siang hari dan beraksi malam hari," papar Putut.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(slm/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
41%
Kontra
59%