detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 04:00 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 19/04/2013 14:42 WIB

Dua Perampok Kambuhan Tewas Ditembak di Pondok Gede

Salmah Muslimah - detikNews
foto: ilustrasi.
Jakarta - Mungkin sudah suratan nasib DAN dan DAS tewas ditembus timah panas polisi. Dua 'alumnus' LP Cipinang ini merupakan buronan dalam serangkaian kasus perampokan bersenjata sejak akhir tahun lalu di Jawa Barat.

"Pelaku baru keluar dari LP Cipinang, dan merupakan buronan polisi," ungkap Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Putut Eko Bayuseno di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Jumat (19/4/2013).

Dipaparkannya, penembakan terhadap DAN dan DAS terjadi pada sekitar pukul 03.00 WIB ini di Pondok Gede, Bekasi. Sebelumnya, pelaku dan kawanannya berusaha merampas pistol polisi yang mengejarnya.

"Sudah diberi tembakan peringatan, tapi melarikan diri. Setelah ditembak di dada kiri, baru bisa ditangkap kembali. Pelaku meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit," urai Putut.

Dari penyergapan diri hari ini, berhasil ditangkap delapan orang anggota kawanan DAN dan DAS dalam aksi perampokan bersenjata api dan kekerasan. Yaitu SD, RH, AR, ADK,EJ, AND, AR, dan ZN yang berdasar catatan polisi mereka terlibat dalam perampokan di sebuah SMA di Jakarta Selatan (November 2012), pencucian mobil di Bekasi dan gudang beras Cianjur, Jawa Barat (15 April 2013).

"Dalam aksinya, pelaku memotong gembok pagar lalu menyekap penghuni dan melakui bila ada perlawanan. Mereka mencari sasaran pada siang hari dan beraksi malam hari," papar Putut.



Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(slm/lh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close