detikcom
Jumat, 19/04/2013 14:32 WIB

Distribusi Soal UN Sempat Kisruh, Gubernur Kaltim Cek Sekolah-sekolah

Robert - detikNews
Halaman 1 dari 3
Foto: Robert/detikcom
Samarinda - Distribusi soal UN di sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Timur (Kaltim) sempat kisruh. Awalnya ditunda pekan depan, tapi akhirnya UN diputuskan digelar hari ini. Gubernur Awang Faroek Ishak mengecek sekolah-sekolah untuk memastikan kelancaran UN.

Awang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kaltim Musahrim dan sejumlah rombongan mengecek UN di SMAN 1. Di sana, ia memasuki sedikitnya 5 kelas.

Peserta yang tengah konsentrasi mengerjakan mata pelajaran Matematika terlihat menoleh ke pintu ruangan saat rombongan gubernur datang. Dua pengawas hanya melongo menyaksikan kejadian itu.

"Seharusnya sih tidak masuk ruangan. Tapi kalau saya pribadi, tidak terlalu mengganggu. Cuma kaget saja, ada Pak Gubernur datang," ujar seorang siswa, Yogi.

Masih di SMAN 1, Ketua Panitia UN SMAN 1 Samarinda Ani Widayati menerangkan, bahwa larangan untuk memasuki ruangan selain pengawas sudah dipajang di sekolah.

"Isinya dilarang masuk ke ruang ujian selain pengawas ujian. Kalau (masuk ke ruangan) di tengah-tengah, mungkin mengganggu. Jadi kami bersyukur datangnya (Gubernur Kaltim), menjelang akhir 5 menit sebelum waktu ujian berakhir," kata Ani.

Usai mengecek sejumlah sekolah, Awang menyebut pelaksanaan UN di Kaltim lancar. Berdasarkan laporan yang diterimanya, hampir seluruh kabupaten dan kota melaksanakan UN. Kekurangan naskah soal diatasi dengan cara memfotokopi.Next

Halaman 1 2 3

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(try/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
MustRead close