detikcom
Jumat, 19/04/2013 13:52 WIB

Rhoma Bacaleg PKB

PKB Ingin Bangkit Bersama 'Raja Dangdut' Rhoma Irama

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Rhoma Irama dan Ridho Rhoma
Jakarta - Nama 'Raja Dangdut' Rhoma Irama dan anaknya Ridho Rhoma masuk bakal caleg PKB. PKB berharap keduanya mau didaftarkan sebagai caleg, sebagai mesin pendulang suara di Pemilu 2014.

"Dalam konteks Rhoma Irama dan Ridho Rhoma, DPP PKB menilai popularitas bisa lebih mudah dikonversi menjadi keterpilihan," kata anggota Lembaga Pemenangan Pemilu PKB, Irwan Suhanto, kepada detikcom, Jumat (19/4/2013).

Komunikasi intens DPP PKB dengan Rhoma Irama pun terus dilakukan. Sejauh ini masih dilakukan pembicaraan tentang kesepakatan PKB dan Rhoma serta penempatan di daerah pemilihan yang cocok untuk sang 'Raja Dangdut'.

"Pembicaraan-pembicaraan dengan pimpinan DPP PKB terkait bagaimana perjalanan pencalonan beliau itu tentunya ada kesepakatan-kesepakatan dengan Rhoma Irama, sementara ini masih ada beberapa daerah pemilihan yang ditawarkan," lanjut Irwan.

PKB mencoba membuka diri dengan mencalonkan tokoh di luar NU. Memang sempat terjadi tarik ulur di dalam terkait pencalonan Rhoma Irama, namun diharapkan akan ada kesepahaman dalam waktu dekat.

"Sesuai dengan orientasi baru PKB, kita tidak hanya berbasis pada satu atau dua orang, sejak kepemimpinan Muhaimin Iskandar kita membuka bagi elemen lain dari Nahdlatul Ulama," katanya.

Harapan besar yang ingin diraih adalah mengembalikan kejayaan PKB di masa lalu. "Kita ingin bangkit di Pemilu 2014," tandasnya.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(van/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%