Detik.com News
Detik.com

Jumat, 19/04/2013 13:04 WIB

Susno Duadji Masuk Daftar Caleg PBB

M Iqbal - detikNews
Susno Duadji Masuk Daftar Caleg PBB Susno Duadji
Jakarta - Terpidana kasus korupsi Komjen (Purn) Susno Duadji setelah bergabung dengan Partai Bulan Bintang (PBB), langsung mengajukan diri untuk menjadi calon anggota legislatif. Susno maju dari Dapil di Jawa Barat.

"Pak Susno jadi caleg, karena di peraturannya kan orang yang telah menyelesaikan masa tahanan 5 tahun. Nah Pak Susno dieksekusi aja belum," kata Sekjen PBB BM Wibowo kepada detikcom, Jumat (19/4/2013).

Menurutnya, keputusan Susno untuk maju menjadi caleg tidak bisa menunggu ekseskusi karena waktu penyerahan daftar caleg tinggal tiga hari lagi. Karenanya partai memutuskan untuk tetap memajukan Susno sebagai caleg.

Terkait masalah hukum yang tengah dihadapi, menurut Wibowo partainya tetap berkeyakinan Susno adalah korban rekayasa hukum.

"Masalah hukum, keyakinan kami kasus ini adalah rekayasa. Kalau kasus normal maka akan kami perhatikan, tapi ini kan direkayasa," ucapnya.

"Justru (dengan menjadi caleg) beliau ingin membuktikan bahwa peradilan sesat masih terjadi," lanjut Wibowo.

Ia menuturkan daftar caleg PBB itu akan diserahkan pada Minggu (21/4) siang, atau paling telah hari Senin pagi.

"Hampir 100 persen terpenuhi (560 kursi)," jawabnya soal jumlah caleg yang akan diserahkan ke KPU.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bal/van)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%