detikcom
Jumat, 19/04/2013 12:46 WIB

8 Truk Pengangkut Barang Impor Ilegal Diamankan di Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Foto: Angling Adhitya P/detikcom
Semarang - Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda Jateng bersama Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KP3) Tanjung Emas Semarang berhasil mengamankan 8 truk pengangkut barang impor ilegal berupa bawang bombay, bawang merah dan kulit sapi.

Direktur Kriminal Khusus Polda Jateng, Kombes Pol Mas Guntur Laupe mengatakan truk-truk bak terbuka itu diamankan hari Rabu (17/4) pukul 23.00 WIB setelah tim lidik Dit Reskrimsus Polda Jateng mendapatkan informasi akan ada penyelundupan bawang impor.

"Enam truk mengangkut bawang bombay, satu truk bawang merah, dan satu truk kulit sapi," kata Mas Guntur saat ditemui di kantornya, Dit Reskrimsus Polda Jateng, Jl Sukun Raya Semarang, Jumat (19/4/2013).

Barang-barang ilegal dengan berat total sekitar 150 ton tersebut datang dengan diangkut kapal dari Pontianak. Setibanya di Semarang, truk diamankan karena tidak melengkapi dokumen. Diduga bawang bombay, bawang merah, dan kulit sapi itu berasal dari Malaysia.

"Diterima dari Pontianak. Tapi fisiknya ini dari Malaysia. Jadi estafet hingga ke Semarang. Barang akan dijemput. Sampai saat ini belum tahu siapa yang akan menjemput," tandasnya.

Untuk memperoleh keterangan lebih lanjut, sopir truk saat ini masih diperiksa sebagai saksi. Pelaku penyelundupan akan dijerat pasal 31 ayat 1 dan atau ayat 2 Undang-undang No 16 tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.

"Dimintai keterangan sopir truk dan tim karantina," ujar Mas Guntur..

"Ibaratnya sopir ini baru nongkrong terus diminta para pengusaha. Kayaknya mau dimasukkan ke gudang dulu," imbuhnya.

Diketahui 6 truk pengangkut bawang bombay bernopol K 1800 DA, H 1468 ZS, AD 1373 CG, K 1307 KH, H 1580 TG, dan H 1943 UH. Sedangkan satu truk pengangkut bawang merah bernopol H 1530 TC. Sementara itu truk bernopol H 1479 TC digunakan untuk mengangkut kulit sapi.


Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(alg/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%