detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 10:04 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 19/04/2013 11:16 WIB

Pelaku Pembakaran Siswi SMK di Sleman Ditangkap

Bagus Kurniawan - detikNews
Sleman - Pelaku pembunuhan terhadap Riya Puspita Restanti (17) siswi SMK YPKK, Maguwoharjo, Sleman, tertangkap. Dari dua pelaku, salah satunya adalah teman dekat korban berinisial YS (17).

Diperkirakan, pelaku berjumlah 5 orang. Namun polisi baru menangkap dua pelaku, YS dan AF (17).

"Dua tersangka, kami tangkap di tempat berbeda. YS di dekat terminal Prambanan dan AF warga Ngemplak ditangkap di daerah Sleman," kata Kasatreskrim Polres Sleman, AKP Heru Muslimin, di Mapolres Sleman Jl Magelang, Jumat (19/4/2013).

Menurut Heru, tersangka YS adalah warga Kringinan, Desa Selomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman. Rumah tersangka tidak jauh dari lokasi ditemukannya mayat korban. Sejak mayat korban ditemukan, tersangka menghilang dari rumah.

"Dua hari terus dicari di rumahnya tidak ketemu, baru Kamis sore kemarin ditangkap," katanya.

Berdasarkan pemeriksaan, para pelaku mengajak korban pesta miras di sebuah rumah kosong milik keluarga YS di dekat lokasi. Setelah itu, korban diperkosa dan dianiaya hingga tewas.

"Kami masih memeriksa pelaku terutama berkaitan dengan TKP pembakaran korban. Ada kemungkinan korban dibakar di waktu yang berbeda. Penyelidikan belum belum selesai, pelaku mungkin lebih dari dua orang tersebut," katanya.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(bgs/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%