Detik.com News
Detik.com
Jumat, 19/04/2013 09:35 WIB

Panitia Sibuk Fotokopi Soal, UN di Samarinda Molor Hingga 1,5 Jam

Robert - detikNews
Panitia Sibuk Fotokopi Soal, UN di Samarinda Molor Hingga 1,5 Jam Ilustrasi/dok detikcom
Samarinda - UN SMA/SMK 2013 di 14 kabupaten/kota di Kalimantan Timur (Kaltim) digelar serentak hari ini. Di kota Samarinda, panitia disibukan dengan urusan fotokopi naskah soal sehingga UN molor hingga 1,5 jam.

Di sejumlah sekolah seperti di SMKN 1 di Jl Pahlawan, SMAN 3 di Jl Ir H Juanda, SMKN 5 Jl KH Wahid Hasyim, SMKN 4, SMKN 9 dan SMK Pelayaran, UN baru dimulai pukul 09.00 WITA lantaran panitia disibukan dengan urusan penggandaan soal. Di SMKN 1, sejumlah siswa peserta UN menilai molornya UN dan perubahan mendadak jadwal UN, membuat mereka tidak bisa berkonsentrasi maksimal menghadapi UN.

"Kemarin kan tahunya hari Senin (22/4/2013). Pertamanya kita nggak dikasih tahu. Dikasih tahu lewat SMS tadi malam kalau hari ini bakal ujian. Kecewa ya pasti, semangat-semangatnya belajar, eh diundur lagi, jadi tidak semangat lagi," kata salah seorang siswi SMKN 1, kepada detikcom, Jumat (19/4/2013).

Di SMAN 1 Jl Bhayangkara, soal fotokopian tiba jam 08.30 WITA. Baru 30 menit kemudian, UN yang mengujikan mata pelajaran Matematika dimulai. Tidak ada penjagaan ekstra ketat dari aparat kepolisian. Hanya tampak seorang polisi berpakaian seragam dan seorangnya lagi berpakaian biasa.

Kepala Dinas Pendidikan Kaltim Musahrim mengakui molornya jadwal pelaksanaan UN yang sedianya berdasarkan jadwal, dimulai pukul 07.30 WITA. "Memang ada yang waktu pelaksanaannya mundur, ada yang setengah jam, ada yang sampai 1 jam. Karena memang di samping mereka (panitia) harus menggandakan, juga hampir di seluruh Kaltim, cuaca hujan," kata Musahrim kepada detikcom saat berada di SMAN 1.

"Jadi ada keterlambatan distribusi ke sub rayon (sekolah-sekolah penyelenggara). Di Samarinda karena ada keterlambatan itu, diputuskan sama-sama dimulai pukul 08.30 WITA. Jangan ada yang mendahului, jangan ada yang belakangan," paparnya.

Di Kabupaten Nunukan, sambung Musahrim, sempat terjadi kekhawatiran karena tidak memiliki soal yang akan digandakan. Solusinya, soal difotokopi di Tarakan, kemudian dibawa menggunakan speed boat ke Nunukan pagi tadi.

"Langsung pengamanan soal dilakukan oleh Polres Tarakan, mengawal hingga ke Nunukan," tutup Musahrim.

Di Samarinda dan sejumlah kabupaten dan kota di Kaltim, distribusi soal UN, terhambat. Pemerintah setempat sempat mengundur jadwal UN menjadi tanggal 22 April 2013, tapi kemudian Pemrov Kaltim memutuskan UN digelar hari ini.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(try/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%