detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 02:50 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 19/04/2013 09:27 WIB

2 Pelaku Bom Boston Dipastikan Berkulit Putih, Salah Satunya Masih Remaja

Fajar Pratama - detikNews
Boston, - FBI telah merilis foto dua tersangka bom Boston. Dari foto yang disebar FBI keduanya memang berkulit putih seperti yang telah ramai diberitakan sebelumnya.

Seperti dilansir FBI dalam situs resminya, Kamis (19/4/2013) waktu setempat, dua tersangka tersebut sempat terjepret kamera ketika berada di persimpangan jalan antara Boylston dan Gloucester. Lokasi tersebut cukup dekat dengan garis finish event Boston Marathon.

Dari foto tersebut, diketahui keduanya jelas berkulit putih dan merupakan dua pria muda. Detail wajah tersangka pertama sulit dicermati karena tertutup topi hitam yang dikenakannya.

Lain halnya dengan tersangka kedua. Sosok pria yang berperawakan lebih kecil ini memakai topi warna terang yang dipakainya secara terbalik.

Alhasil, detail muka si pelaku kedua lebih bisa terlihat. Si pelaku kedua ini memiliki hidung mancung dan sekilas dari wajahnya, bisa dibilang dia masih remaja.

Seperti diberitakan sebelumnya, FBI akhirnya mengumumkan foto dan video dua pelaku bom Boston. "Hari ini kami meminta bantuan masyakat luas untuk mengidentifikasi dua tersangka ini," ujar Kepala FBI di Boston, Richard DesLauriers dalam konferensi pers di Boston, Kamis (18/4/2013) waktu setempat seperti dilansir Reuters.

Dua orang tersebut sama-sama menggendong ransel yang diyakini berisikan bom. Tersangka pertama mengenakan topi bisbol warna gelap sedangkan tersangka kedua mengenakan topi berwana putih, namun posisinya dibalik.

"Seseorang di luar sana mengetahui orang-orang ini sebagai teman, tetangga, kolega atau anggota keluarga. Ini bisa jadi sulit, negara memperhitungkan mereka yang datang dan memberi kami informasi," kata DesLauriers.





Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(fjr/ita)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%