Jumat, 19/04/2013 08:38 WIB

Ratusan Orang Saksikan KRL Tabrak Motor & Terseret di Depok

Prins David Saut - detikNews
Jakarta - Ratusan calon penumpang KRL di Stasiun Pondok Cina, Depok, Jawa Barat, dikejutkan dengan kereta jurusan Bogor yang menyeret sebuah motor dan seorang pria. Sontak para calon penumpang yang menunggu di peron berteriak.

"Lagi ramai-ramai gitu kita menunggu kereta di peron. Terus banyak orang teriak di pintu perlintasan, nggak tahunya terseret gitu kayak slow motion. Saya jadi sedih," cerita saksi mata, Ayi (24) kepada detikcom, Jumat (19/4/2013).

Para calon penumpang KRL tersebut menyaksikan peristiwa tabrakan antara kereta jurusan Bogor dengan pemotor yang mengendarai bebek matic sekitar pukul 07.30 WIB. Pemotor tersebut langsung tewas di lokasi kejadian.

"Pengendara motornya laki-laki, meninggal dengan badan dan kepalanya keseret kereta," ujar Ayi.

Namun Ayi tidak mengetahui identitas kendaraan atau pria malang tersebut. Ia juga tidak mengetahui alasan si pemotor menerobos pintu perlintasan KA di Pondok Cina.

"Saya nggak tahu kenapa dia nekat terobos pintu perlintasan. Motornya jenis matic, umurnya sekitar 23 tahun. Saya tahu korban tinggal di dekat rumah saya, cuman beda RW," ujar Ayi.

Ayi pun menyaksikan puluhan warga yang langsung mengerubungi korban setelah terseret sejauh 100 meter dari titik tabrakan. Barang-barang yang dibawa korban pun dikumpulkan warga sekitar.

"Sudah dievakuasi pakai ambulans. Warga juga berkumpul terus barang-barang korban seperti baju, sepatu, dan sandal itu dipungutin. Polisi juga sudah ada di lokasi," tutup Ayi.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(vid/asp)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%