Detik.com News
Detik.com
Jumat, 19/04/2013 08:27 WIB

Tak Jamin Peningkatan Layanan, Usulan Kenaikan Gaji PNS MA Ditentang

Andi Saputra - detikNews
Halaman 1 dari 2
Tak Jamin Peningkatan Layanan, Usulan Kenaikan Gaji PNS MA Ditentang Gedung MA (ari saputra/detikcom)
Jakarta - Beredarnya draft rancangan usulan kenaikan gaji PNS Mahkamah Agung (MA) mendapat respon negatif. Sebab kenaikan gaji PNS di lingkungan MA dan peradilan di bawahnya tak menjamin peningkatan layanan ke masyarakat.

"Pertanyaannya adalah apakah gaji itu akan memperbaiki pelayanan kepada masyarakat untuk mendapatkan keadilan. Aku masih agak sanksi soal itu," kata Ketua Yayasan Lembaga Hukum Indonesia (YLBHI) Alvon Kurnia Palma saat berbincang dengan detikcom, Jumat (19/4/2013).

Menurut Alvon, seharasnya penambahan gaji berbanding lurus dengan pelayanan kepada masyarakat untuk mendapatkan keadilan. Sebab mereka adalah supporting system dari para hakim yang memutus suatu kasus guna menemukan keadilan. Banyak peranan layanan yang mesti dilakukan. Dari pelayanan pendaftaran gugatan, pemanggilan saksi, ahli dan juga mengantarkan surat-surat panggilan.

Hingga menyediakan salinan putusan dan copy putusan yang merupakan hak dari para pihak atau terpidana.

"Aku kurang tahu apakah pegawai baru itu juga akan mengerjakan itu dan bisa melaksanakan secara maksimal," tandas Alvon.

Alvon menyontohkan, masih banyak para pihak dalam kasus perdata atau PTUN kalau meminta salinan atau copy putusan diminta uang foto copy meski sudah ada aturannya dari MA

"Jadi pertanyaan aku, apakah dengan rencana ini supporting system itu akan mendekatkan masyarakat mendapatkan keadilan baik secara substantif atau prosedural," tegas AlvonNext

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(asp/fjr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%