detikcom
Jumat, 19/04/2013 06:56 WIB

Eyang Subur: Semua Yang Dikatakan Adi Bohong

BUDI ALIMUDDIN - detikNews
Jakarta - Subur membantah semua tudingan yang dilontarkan bekas pengikutnya, Adi Bing Slamet. Ia pun mengaku bukan seorang paranormal. Berikut wawancara Budi Alimuddin dari Detik dengan Eyang Subur, di kediamannya, Jalan Patra, Gang Beringin III, Kelurahan Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat:

Bagaimana tanggapan Anda atas tudingan Adi Bing Slamet? Semua yang dikatakan Adi itu bohong semua, tulis itu di media ‘mu seperti yang saya ucapkan tadi. Pelawak Srimulat seperti Tessy “Kabul”, suami istri Nurbuat dan Rohana, Helmalia Putri, bahkan istri Doyok dan Doyok memang sering kemari, namun tidak pernah mengatakan seperti yang diungkapkan Adi.

Adi Bing Slamet menuduh Anda dukun cabul, penipu ulung, dukun santet, dan mengajarkan kesesatan. Anda disebut melarangnya salat dan naik haji. Bagaimana tanggapan Anda? (menjawab pertanyaan itu Subur memutar cakram VCD yang berisi kegiatan dirinya saat buka puasa bersama dengan mantan Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Firman Gani almarhum.Dalam video itu, Subur terlihat mengenakan setelan jas warna kuning tua, serta terlihat membagi-bagikan uang pecahan Rp 50 ribu ke puluhan anak yatim berpakaian putih).

Coba lihat video itu, bagaimana saya bisa dikatakan Adi tidak suka sedekah dan menyantuni anak yatim? Nggak habis pikir saya. Saya tidak pernah melarang dia salat. Ini kamu lihat sendiri ada sajadah, kok saya dibilang melarang salat tamu-tamu saya di sini.

***

Wawancara selengkapnya bisa dibaca GRATIS di edisi terbaru Majalah Detik (edisi 72, 15-21 April 2013). Edisi ini mengupas tuntas kasus Eyang Subur dengan tema ‘Tersihir Eyang Subur’. Juga ikuti artikel lainnya yang tidak kalah menarik seperti rubrik Nasional ‘Dahlan Tak Lagi Melawan’, Hukum ‘Janji Vonis Berat untuk Kopassus’, Ekonomi ‘Berumah dengan Cicilan Harian’, berita komik ‘Susah Payah Bersihkan Busway’, Gaya Hidup‘Penoplasty karena Beckham?’, rubrik Seni Hiburan dan review film ‘Dead Man Down’, WKWKWK ‘Dilepas KPK, Eh... Kecebur Got’, serta masih banyak artikel menarik lainnya.

Untuk aplikasinya bisa di-download di apps.detik.com dan versi pdf bisa di-download di www.majalahdetik.com. Gratis, selamat menikmati!!


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(iy/iy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Laporan Khusus Terbaru Indeks Laporan Khusus ยป
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%