Detik.com News
Detik.com

Kamis, 18/04/2013 16:53 WIB

Hari ke-185 Jokowi

Ahok: 10 Tahun Lagi Model Kepemimpinan Jokowi dan Saya Sudah Biasa

Mulya Nur Bilkis - detikNews
 Ahok: 10 Tahun Lagi Model Kepemimpinan Jokowi dan Saya Sudah Biasa
Jakarta - Saat ini kepemimpinan duet Jokowi-Ahok menjadi fenomena dalam birokrasi pemerintahan. Namun, perlahan, fenomena ini pasti akan menjadi sesuatu hal yang biasa.

"10 Tahun ke depan model Jokowi-Ahok ini sudah biasa," kata Ahok di Balaikota, Jakarta, Rabu (18/3/2013).

Ahok mengatakan hal tersebut didepan para camat dan lurah yang mendengarkan arahannya untuk penataan PKL. Ia melanjutkan, masyarakat akan terbiasa dengan bentuk kepemimpinan mereka saat ini.

"Semua orang akan diminta melakukan hal yang sama," ujar politisi Gerindra ini.

Transparansi anggaran yang sudah dijalankan akan terus diminta masyarakat. Begitu pun dengan wilayah lainnya. "Kita sudah kerjasama dengan PPATK. Jangan bayangkan seperti dulu," tuturnya.

Menurut Ahok, tidak ada masalah jika harus ada pengurangan pegawai di DKI Jakarta. Itu tidak akan mengubah sistem kerja yang ada saat ini.

"Kami mengurangi pegawai nggak masalah kok. Di mata rakyat semuanya jalan kok," tegasnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mad/mad)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%