Kamis, 18/04/2013 13:52 WIB

7 Tokoh yang Berpotensi Ikut Konvensi Capres Demokrat

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jokowi masuk daftar capres potensial PD
Jakarta - Partai Demokrat (PD) akan membuka konvensi capres pada bulan Juni 2013 mendatang. Setidaknya ada 7 tokoh yang dianggap berpotensi mengikuti konvensi capres PD. Siapa saja mereka?

"Gita Wirjawan, Pramono Edhie, Dahlan Iskan, Chairul Tanjung, Marzuki Alie, Irman Gusman, dan Jokowi," kata Ketua DPP PD Kastorius Sinaga, kepada detikcom, Kamis (18/4/2013).

Gita Wirjawan (47) dilihat Kastorius memiliki peluang cukup pbesar. Apalagi ditunjang kedekatannya dengan Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Beliau itu sangat punya potensi untuk jadi capres di 2014. Dia generasi muda yang punya kiprah terbukti bagus dalam kapasitas untuk bidang ekonomi baik internasional maupun domestik dan dia paham bagaimana memajukan ekonomi Indonesia di tengah kompetisi global," kata Kastorius.

"Dia memiliki satu hubungan yang baik bahkan chemistry dengan Pak SBY, tapi nanti akan sangat bergantung bagaimana hasil konvensi," tegasnya.

Konvensi PD akan digelar Juni 2013 dengan dua tahap. Tahap pertama penjaringan dari masyarakat, selanjutnya Majelis Tinggi akan menentukan siapa tokoh yang akan diikutkan dalam survei publik.

"Jadi nanti capres yang benar-benar disukai rakyat yang akan kita usung," tandasnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(van/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
90%
Kontra
10%