detikcom
Kamis, 18/04/2013 10:31 WIB

Horor Macet Jakarta, 6 Km Buncit-TB Simatupang Ditempuh Nyaris 3 Jam

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Kemacetan di selatan Jakarta Rabu malam sangat parah. Jarak yang biasa ditempuh paling lama 45 menit dengan kendaraan bermotor molor nyaris 3 jam.

Begitulah pengalaman Dinar, seorang karyawan swasta. Dia menuturkan, kepadatan sudah sangat parah di depan Pizza Hut di Jl Warung Buncit, Jakarta Selatan, pada Rabu (17/4) sekitar pukul 19.45 WIB. Arus kendaraan bergerak sangat pelan dan semakin padat mengarah ke perempatan Ragunan, diiringi dengan hujan yang cukup deras.

Dinar yang naik motor hanya bisa berjalan sekitar satu atau dua meter setiap beberapa menit. Mobil beda lagi, begerak sangat lamban karena harus berebut jalur dengan sepeda motor.

Memasuki perempatan Mal Pejaten Village, kendaraan berebut lewat. Dari arah Ampera menuju Jl Pejaten Raya saling serobot dengan pengendara dari arah Warung Buncit ke arah Ragunan. Padahal dua jalan tujuan itu sama-sama terkunci. Satu orang polisi mencoba mengatur dibantu petugas bus TransJ. Tapi karena kendaraan menumpuk, bukan perkara mudah bagi petugas tersebut untuk mengatur. Jalur bus TransJ disesaki motor dan mobil.

Dinar kemudian mencoba jalan alternatif melalui Jatipadang untuk memotong jalan ke TB Simatupang. Namun jalur juga tak bergerak. Sepeda motor pun balik haluan ke arah Ragunan.

Kendaraan bergerak sangat pelan ke arah perempatan Ragunan. Dari perempatan Ragunan, terjadi pertemuan arus dari arah Warung Buncit dengan kendaraan dari arah Cilandak dan Pondok Indah. Kemacetan tak tertahankan. Kendaraan bergerak hanya satu meter setiap berapa menit. Kendaraan merangkak sangat pelan menuju layang TB Simatupang.

Jam tangan menunjukkan pukul 20.30 WIB saat Dinar merambat sangat pelan mengarah ke TB Simatupang. Karena kemacetan luar biasa dan kondisi jalan menurun, banyak pengendara mematikan mesin motor dan memilih menggunakan kaki untuk melajukan motor di tengah macet dahsyat ini.Next

Halaman 1 2

Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(van/nrl)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%