detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 11:26 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 17/04/2013 19:21 WIB

Kapal Tenggelam di Sungai Mahakam, 1 Orang Tewas dan Puluhan Hilang

Robert - detikNews
(Ilustrasi-Sungai Mahakam/detikTravel)
Samarinda - Kapal yang mengangkut puluhan karyawan pekerja perusahaan kayu PT Kalimur, tenggelam di perairan Sungai Mahakam, Loa Janan, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Rabu (17/4/2013). Satu dari 13 orang ditemukan, puluhan orang masih dicari.

Keterangan dihimpun detikcom, KM Karya Indah yang mengangkut puluhan karyawan itu berangkat dari dermaga PT Kalamur di kawasan Loa Buah, Kecamatan Sungai Kunjang, menuju dermaga di kawasan Loa Janan, sekitar pukul 18.00 WITA. Saat berada di tengah sungai, kapal diduga mengalami kebocoran dan akhirnya tenggelam.

"Pencarian yang dilakukan masyarakat beserta tim SAR, juga dari pekerja kapal yang berada di sekitar, berhasil menemukan 13 orang karyawan. Satu di antaranya meninggal dunia atas nama Nurhayati," kata Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kaltim, Muryono, kepada wartawan di RS Trauma Centre, Loa Janan, Samarinda, Rabu (17/4/2013) malam.

Muryono mengatakan, belasan orang yang berhasil dievakuasi, termasuk jenazah Nurhayati, dibawa ke RS Trauma Centre serta RS Abdul Moeis, di Jl AM Rifaddin, Samarinda Seberang.

"Korban ada yang di sini (RS Trauma Centre) dan di RS Abdul Moeis," ujar Muryono.

Keterangan yang diperoleh dari PT Kalamur, saat menyeberang, kapal membawan sekitar 40-an orang penumpang yang sebagian besar merupakan pekerja perusahaan.

"13 Orang korban itu termasuk dari 40-an orang penumpang. Kami terus berkomunikasi dengan pihak PT Kalamur untuk informasi lebih lanjut," tambahnya.

Di lokasi, tim SAR gabungan antara lain dari BPBD, Basarnas, Polda Kaltim serta warga masyarakat di sekitar lokasi kejadian hingga saat ini masih melakukan pencarian di lokasi. Meski minim pencahayaan, tidak mengurangi upaya keras petugas SAR untuk melakukan pencarian.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(try/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%