Detik.com News
Detik.com

Rabu, 17/04/2013 13:31 WIB

Ini 4 Pembelaan Mendikbud Soal Kisruh UN

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 5 Next »
Ini 4 Pembelaan Mendikbud Soal Kisruh UN
Jakarta - Mendikbud M Nuh sedih dan mohon maaf sebesar-besarnya atas karut marut pelaksanaan Ujian Nasional (UN). Ia sempat takut dimarahi Presiden SBY dan siap bertanggung jawab.

Pelaksanaan UN yang serempak digelar Senin 15 April 2013 kacau gara-gara masalah teknis di percetakan.

11 Dari 33 provinsi terpaksa menunda dan menggeser jadwal UN. 11 Provinsi yang mengalami pergeseran jadwal UN adalah Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Para siswa siswi peserta UN menjadi kalut dan drop mental akibat penundaan ini.

Presiden SBY turun tangan memanggil Mendikbud untuk memberikan laporan tentang pelaksanaan UN.

Berikut 4 pembelaan UN kacau balau versi Mendikbud:





Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%