Detik.com News
Detik.com
Rabu, 17/04/2013 11:24 WIB

PAN Belum Selesai Urus Daftar Caleg Pemilu 2014

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
PAN Belum Selesai Urus Daftar Caleg Pemilu 2014
Jakarta - Partai Amanat Nasional (PAN) belum menyelesaikan penyusunan Daftar Caleg Sementara (DCS). DCS akan diserahkan ke KPU di saat-saat terakhir pendaftaran.

"Sekarang ini DPP PAN sedang melakukan finalisasi, memberikan hasil yang terbaik yang akan kita serahkan ke KPU," kata Sekjen PAN Taufik Kurniawan, kepada detikcom, Rabu (17/4/2013).

Rencananya PAN akan mendaftarkan DCS mendekati tanggal 22 April. Karena pihaknya masih harus mencocokkan data caleg dan menghitung kekuatan caleg yang akan dijagokan di DPR RI.

"Insya Allah sebelum tanggal 22 kita sampaikan ke KPU, kan terakhir (menyerahkan) tanggal 22," kata Taufik.

Saat ini rapat penggodokan caleg terus dilakukan, dipimpin langsung Ketua Umum PAN Hatta Rajasa. "Rapat finalisasi dan koordinasi terus dilakukan," tandasnya.

Sampai saat ini baru PKS yang mendaftarkan caleg ke KPU. Untuk tingkat DPR RI, PKS hanya mengajukan 492 caleg dari maksimal 560 yang diperbolehkan.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(van/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%