detikcom
Rabu, 17/04/2013 08:28 WIB

Kemendikbud Didesak DPD RI Untuk Evaluasi UN 2013

Rivki - detikNews
Jakarta - Ketua DPD RI Irman Gusman meminta Kemendkbud maupun pihak-pihak yang berkaitan dengan penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) untuk mengadakan evaluasi. Atas nama DPD, Irman menyampaikan rasa prihatin atas carut marut UN 2013.

“Saya turut prihatin dengan sejumlah kekurangan yang terjadi dalam penyelenggaraan UN tingkat SMA sederajat tahun 2013. Melihat kondisi ini saya meminta pihak terkait khususnya Kemendikbud agar segera membahasnya secara cepat agar pelaksanaan UN hari-hari selanjutnya dapat berjalan lebih baik” tutur Irman siaran pers yang diperoleh detikcom, Rabu (17/4/2013).

Evaluasi cepat ini menurutnya sangat diperlukan untuk membahas hal jangka pendek yang dapat segera diperbaiki di tengah-tengah penyelenggaraan UN. Lebih lanjut Irman mengungkapkan bahwa setelah UN tingkat SMA, minggu selanjutnya akan diselenggarakan UN tingkat SMP dan SD. Untuk itu ia meminta persiapan pelaksanaan UN selanjutnya dapat di cek dan dikoreksi sesegera mungkin.

"Penundaan UN di 11 provinsi ini tentu dapat mempengaruhi mental dan kesiapan para siswa maupun guru," paparnya.

Tak hanya permasalahan penundaan, penyelenggaraan UN tingkat SMA sederajat selama dua hari ini juga diwarnai oleh permasalahan teknis lainnya, seperti tidak adanya lembar jawaban braile untuk siswa tunanetra dan tuna rungu, serta beberapa kelalaian teknis lainnya.

menanggapi itu, Irman tetap meminta para guru dan siswa untuk tetap fokus dalam menghadapi UN.

“Saya meminta pihak sekolah untuk tetap fokus pada persiapan penyelenggaraan UN di sekolah masing-masing meskipun terjadi kekurangan di berbagai sisi. Saya juga berharap agar para siswa yang sedang maupun yang akan melaksanakan UN agar tidak terlalu terpengaruh dengan kondisi yang terjadi,” tutur Irman.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(rvk/spt)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
MustRead close