detikcom
Rabu, 17/04/2013 03:28 WIB

Romi-Harnojoyo Gugat Pilwakot Palembang ke MK

Taufik Wijaya - detikNews
Jakarta - Tim advokasi pasangan calon walikota Palembang Romi Herton dan Harnojoyo, resmi mendaftarkan gugatan sengketa pemilihan walikota Palembang ke Mahkamah Konstitusi di Jakarta. Berkas gugatan itu telah disampaikan ke panitera MK.

Menurut Yopie Bharata, anggota tim advokasi, gugatan didaftar dan diterima, tercatat dalam register perkara Nomor .827/PAN.MK/IV/2013. Tanggal 16 april 2013.

“Inti dari surat permohonan tersebut, agar MK membatalkan rekapitulasi hasil pemilihan walikota Palembang yang berlangsung hari Minggu (07/04/2013),” kata Yopie saat dihubungi wartawan, Selasa (16/04/2013).

Menurut Yopie, pasangan Romi-Harno keberatan terhadap hasil rekapitulasi KPUD kota Palembang yang disampaikan tanggal 14 April 2013 yang berdasarkan dokumen rekapitulasi PPK (Panitia Pemilihan
Kecamatan). Pasangan ini meminta penghitungan dokumen KPPS.

Sidang paripurna KPU Palembang, menetapkan kemenangan pasangan calon Walikota Sarimuda dan Nelly Rasdiana, dengan selisih tipis 8 (delapan suara lebih banyak dibandingkan suara yang diperoleh Romi
Herton-Harnojoyo.

Sarimuda adalah birokrat karir di kantor Pemerintahan Provinsi Sumsel, berpasangan Nelly yang juga pensiunan PNS. Sedangkan Romi Herton adalah wakil Walikota Palembang, berpasangan dengan Harnojoyo, ketua DPRD Kota Palembang.

Pilkada kota Palembang diikuti tiga pasang calon. Hasil rekapitulasi KPUD, pasangan MularisiHusni Thamrin memperoleh dukungan 97.810 suara.

Sementara kontestan nomor 2, Romi Herton-Harnojoyo (316.915), sedangkan pasangan Sarimuda-Nelly (316.923 suara) atau unggul delapan suara.

Sebelumnya tim penghitungan suara pasangan Romi Herton-Harnojoyo, dari PDIP Sumsel mengklaim kemenangan hingga 372 suara. Hasil ini merupakan rekapitulasi menggunakan data dokumen C1-KWK yang ditanda-tangani saksi di tingkat TPS.

Berikut rekapitulasi KPUD (14/04/2013)
1. Murni : 97.810
2. RH : 316.915
3. SN : 316.923


Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(tw/rvk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close