detikcom
Selasa, 16/04/2013 23:09 WIB

PDIP Daftarkan Caleg ke KPU Minggu Ini

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Semarang - PDIP sedang melakukan finalisasi Daftar Caleg Sementara (DCS) yang akan diajukan ke KPU. DCS akan diajukan ke KPU pekan ini.

"Insya Allah dalam minggu ini sebelum tanggal 22 batas akhir KPU, PDIP sudah bisa menyerahkan berkas-berkas berkaitan dengan nama-nama ke KPU," kata Ketua DPP PDIP, Puan Maharani.

Hal ini disampaikan Puan dalam konferensi pers di kantor DPD PDIP Panti Marhaen, Jl Brigjend Sudiarto Semarang, Selasa (16/4/2013).

PDIP tak kesulitan menjaring caleg. Jumlahnya melebihi yang diperlukan, saat ini sedang dilakukan seleksi akhir.

"Banyak sekali (yang mendaftar), Alhamdulillah hari ini pemenuhan nama-nama caleg itu sudah cukup bahkan kami berlebih nama-nama dari kader sendiri walaupun kami tidak menutup caleg dari luar," ungkap Puan.

Rencananya petinggi PDIP akan menyerahkan caleg DPR ke KPU pekan ini. "Hari ini DPP masih memilah memilih dan melihat kelengkapan arsip-arsip dan data-data dari caleg-caleg. Daftar sebelum tanggal 22 insyaallah," tegasnya.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(alg/van)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%