Selasa, 16/04/2013 20:55 WIB

Siswi di Sleman Ditemukan Tewas Dibakar

Bagus Kurniawan - detikNews
Halaman 1 dari 2
Yogyakarta - Priya Puspita Restanti (17), siswi SMK YPKK, Maguwoharjo, Sleman ditemukan tewas dengan kondisi tubuh dibakar. Diduga warga Desa Umbulmartani Kecamatan Ngemplak Sleman itu merupakan korban pembunuhan.

Korban ditemukan warga di bawah rumpun bambu dekat jembatan Dusun Surokerten, Desa Selomartani, Kecamatan Kalasan, hari ini, Selasa (16/4/2013) pukul 16.00 WIB. Saat ditemukan kondisi tubuh korban sudah tidak utuh. Beberapa tubuh korban terbakar dan hanya tersisa bagian tangan kiri, kaki kanan dan bagian dada.

Korban pertama kali ditemukan oleh warga setempat, Suwandi (33) yang hendak mencari rumput. Saat lewat, dia curiga dengan bau busuk yang ada dirumpun bambu dekat sungai.

Saat turun ke arah bau busuk, dia melihat ada potongan tangan. Karena takut, Suwandi kemudian memberitahukan pengurus RT dan warga terdekat.

"Saya kaget ada potongan tangan di bawah pohon bambu. Setelah naik ke atas memberitahu warga," katanya.

Setelah itu warga kemudian melaporkan ke Polsek Kalasan. Warga bersama polisi menemukan beberapa potongan tubuh yang telah terbakar. Beberapa potongan tubuh yang tersisa diantaranya bagian tangan kiri, kaki kanan dan bagian dada.

"Dari sisa potongan yang kami temukan. Diduga korban tewas dibakar. Kami masih melakukan olah TKP," kata Kapolsek Kalasan Kompol Suparjo kepada wartawan di lokasi.Next

Halaman 1 2
(bgs/rvk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
38%
Kontra
62%