Detik.com News
Detik.com
Selasa, 16/04/2013 16:29 WIB

Menuju Pemilu 2014

PKS Tak Punya Caleg Artis, Tapi Punya Jenderal

M Iqbal - detikNews
PKS Tak Punya Caleg Artis, Tapi Punya Jenderal DCS PKS
Jakarta - PKS telah menyerahkan 492 Daftar Caleg Sementara (DCS) untuk DPR RI kepada KPU hari ini. PKS tak mendaftarkan seorang nama caleg artis pun pada Pemilu 2014 nanti.

"Artis tidak ada. Untuk periode ini nggak ada karena nggak ada yang diajuin," kata Sekjen PKS Tufik Ridho usai menyerahkan DCS kepada KPU di kantor KPU Jalan Imam Bonjol, Jakpus, Selasa (16/4/2013).

Menurutnya, daftar caleg PKS disusun berdasarkan pada mekanisme penjaringan atau pengajuan dari dapil, bukan calon yang mendaftar kepada partai. Sehingga memang PKS tidak menjaring artis.

"Ada kita ngobrol dengan beberapa artis, tapi mungkin mereka masih ingin berkarier. Ada 3 sampai 4 orang artis," ucapnya.

"Yang mengusulkan kader yang punya hubungan dengan artis," lanjut Taufik.

Namun meski tak ada nama artis, PKS masih mengikutsertakan satu orang purnawirawan jenderal. Taufik belum mau menyebut siapa nama jenderal dimaksud.

"Purnawirawan jenderal asalnya ada 3 nama, tapi setelah berpikir akhirnya hanya satu," tuturnya.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(van/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%