detikcom
Selasa, 16/04/2013 14:52 WIB

Pilgub Jateng

Dapat Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo Samakan Diri dengan Jokowi

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Foto: Angling Adhitya P/detikcom
Semarang - Nomor urut tiga cagub Jateng sudah ditetapkan melalui rapat pleno terbuka di KPU Jateng. Mereka pun menanggapi hasil pengundian itu dengan optimisme tinggi.

Nomor urut pertama diperoleh pasangan Hadi Prabowo - Don Murdono. Menurut Hadi Prabowo (HP), nomor satu melambangkan yang terbaik, dan sesuai dengan tagline Ngajeni lan Ngayomi (menghormati dan mengayomi).

"Syukur alhamdulillah, nomor satu yang pertama dan terbaik. Yang ngajeni lan ngayomi itu nomor satu," kata HP di gedung KPU Jateng, Jl Veteran Semarang, Selasa (16/4/2013)

Nomor urut dua diperoleh pasangan incumbent Gubernur Jateng Bibit Waluyo - Sudijono Sastroatmodjo. Menurut Bibit, urutan tersebut dianggap sebagai pertanda akan memimpin Jateng untuk kedua kalinya.

"Alhamdulillah lanjutkan untuk kedua kalinya konsep bali nDeso bangun nDeso," ujar Bibit.

Pasangan dengan nomor urut tiga, Ganjar Pranowo - Heru Sudjatmoko mengatakan, angka tiga menjadi pertanda keberhasilan karena sesuai dengan nomor urut Jokowi saat maju Pilgub Jakarta.
,
"Banyak yang berharap nomor tiga, rocker. Tiga itu artinya merah total. Di Jakarta, Jokowi nomor tiga, semoga bisa seperti itu," kata Ganjar sambil mengacungkan tangan simbol metal.

Usai rapat pleno terbuka, tiga pasangan tersebut menandatangani kesepakatan tertib dalam kampanye. Setelah itu mereka meninggalkan gedung KPU dengan diiringi para pendukung masing-masing.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(alg/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 02/10/2014 14:12 WIB
    Ridwan Hasan Saputra: Matematika Sulit, Itu Fitnah
    Gb Pekan lalu, media sosial dihebohkan menyusul kabar tentang tugas matematika seorang siswa sekolah dasar bernama Habibi, yang mendapat nilai merah dari gurunya. Habibi disalahkan sang guru karena menuliskan bahwa 4 + 4 + 4 + 4 + 4 + 4 = 4x6, bukan 6x4.
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
59%
Kontra
41%