detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 11:18 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 16/04/2013 14:52 WIB

Pilgub Jateng

Dapat Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo Samakan Diri dengan Jokowi

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Foto: Angling Adhitya P/detikcom
Semarang - Nomor urut tiga cagub Jateng sudah ditetapkan melalui rapat pleno terbuka di KPU Jateng. Mereka pun menanggapi hasil pengundian itu dengan optimisme tinggi.

Nomor urut pertama diperoleh pasangan Hadi Prabowo - Don Murdono. Menurut Hadi Prabowo (HP), nomor satu melambangkan yang terbaik, dan sesuai dengan tagline Ngajeni lan Ngayomi (menghormati dan mengayomi).

"Syukur alhamdulillah, nomor satu yang pertama dan terbaik. Yang ngajeni lan ngayomi itu nomor satu," kata HP di gedung KPU Jateng, Jl Veteran Semarang, Selasa (16/4/2013)

Nomor urut dua diperoleh pasangan incumbent Gubernur Jateng Bibit Waluyo - Sudijono Sastroatmodjo. Menurut Bibit, urutan tersebut dianggap sebagai pertanda akan memimpin Jateng untuk kedua kalinya.

"Alhamdulillah lanjutkan untuk kedua kalinya konsep bali nDeso bangun nDeso," ujar Bibit.

Pasangan dengan nomor urut tiga, Ganjar Pranowo - Heru Sudjatmoko mengatakan, angka tiga menjadi pertanda keberhasilan karena sesuai dengan nomor urut Jokowi saat maju Pilgub Jakarta.
,
"Banyak yang berharap nomor tiga, rocker. Tiga itu artinya merah total. Di Jakarta, Jokowi nomor tiga, semoga bisa seperti itu," kata Ganjar sambil mengacungkan tangan simbol metal.

Usai rapat pleno terbuka, tiga pasangan tersebut menandatangani kesepakatan tertib dalam kampanye. Setelah itu mereka meninggalkan gedung KPU dengan diiringi para pendukung masing-masing.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(alg/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
0%
Kontra
100%