Selasa, 16/04/2013 14:05 WIB

Yenny Batal ke PD

Tetap di PKBIB, Yenny Larang Kader Merapat ke PKB dan PKS

Nur Khafifah - detikNews
Foto: Nur Khafifah
Jakarta - Batal pindah ke Partai Demokrat (PD), Yenny Wahid memutuskan bertahan di partainya, Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB). Yenny membebaskan kader PKBIB ke mana pun, kecuali ke PKS dan PKB. Mengapa?

"Saya tetap di PKBIB. PKBIB akan terus mengupayakan bisa menjadi peserta Pilpres 2014. Untuk kepentingan Pilpres maka kita akan aktifkan kmbali ormas yang dibentuk Gus Dur, gerakan kebangkitan rakyat," kata Yenny.

Hal ini disampaikan Yenny dalam konferensi pers di Kantor PKBIB di Jl Kalibata Timur, Jaksel, Selasa (16/4/2013). Yenny yang mengenakan kain kerudung hijau didampingi sejumlah pengurus PKBIB.

Menolak tawaran masuk PD juga tak membuat hubungan Yenny dengan SBY renggang. "Saya kan terus komunikasikan dengan beliau. Namun kebutuhan untuk terus menyolidkan barisan kami, kami putuskan di luar saja. Pak SBY sangat memahami," kata Yenny.

Yenny telah mengambil keputusan. Setiap kader PKBIB diberikan kebebasan untuk menyalurkan aspirasi politiknya, termasuk yang sudah menjadi caleg partai lain. Tapi masih ada rambu yang harus dipenuhi.

"Kalau urusan ke tempat lain silakan, tapi kami sudah buat rambu yang penting tidak ke PKB dan PKS," jelas Yenny.

"Soal ke PKS, ini berhubungan dengan visi misi PKBIB. Kami perjuangkan ahlus sunnah wal jamaah, jadi parpol yang tidak mengusung ideologi ahlus sunnah wal jamaah tidak bisa," lanjut Yenny.

Sementara soal PKB, Yenny masih menyimpan kekecewaan mendalam. Yenny sudah berikrar tidak akan merapat ke partai yang dipimpin sepupunya itu, Muhaimin Iskandar.

"Kalau PKB sudah tahu kan. Selama kehormatan Gus Dur tidak dikembalikan melalui muktamar maka saya tidak bisa bergabung PKB. Ini yg ingin kita ubah. Proses ini harus dibatalkan dulu dan hanya bisa melalui muktamar," tandasnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(van/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Cegah Titipan Proyek, Ahok Minta Rapat dengan DPRD Direkam ke Youtube

PPATK mengungkapkan salah satu modus korupsi di kalangan penyelenggara negara adalah oknum DPRD yang menitipkan proyek-proyek saat pembahasan anggaran dengan Bappeda. Gubernur DKI Ahok ingin bila rapat bersama DPRD direkam dan di-upload ke youtube. Bila DPRD tak mau, maka lebih baik tak usah rapat anggaran. Bila Anda setuju dengan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%