detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 10:02 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 16/04/2013 12:44 WIB

Bom Boston

Ini Gambaran Situasi Ledakan Bom di Maraton Boston

Mega Putra Ratya - detikNews
Halaman 1 dari 2
Foto: nytimes.com
Boston, - Tiga tewas dan lebih dari 100 orang mengalami luka-luka akibat ledakan bom saat event Boston Marathon, Massachusetts, Amerika Serikat (AS). Hingga saat ini belum diketahui siapa yang bertanggung jawab dan apa motif peledakan bom tersebut.

Selasa (16/4/2013), nytimes.com menggambarkan sebuah ilustrasi peristiwa meledaknya bom tersebut. Ilustrasi tersebut memperlihatkan titik bom meledak, posisi para pelari dan gedung-gedung yang berada di sekitarnya.

Keterangan pertama, mengilustrasikan ledakan pertama terjadi sekitar pukul 14.50 waktu setempat di sisi utara dari Boylston Street. Tepatnya sebelum garis finish.

Keterangan kedua, mengilustrasikan ledakan kedua terjadi sekitar 10 detik setelah ledakan yang pertama.

Keterangan ketiga, mengilustrasikan lokasi antara ledakan pertama dan kedua berjarak sekitar 550 feet atau 167,64 meter.

Keterangan keempat, Hotel Mandarin dan Hotel Lenox dievakuasi karena dilaporkan menerima paket mencurigakan.

Dua ledakan terjadi di dekat garis akhir (finish) event maraton Boston Marathon, yang berjarak 50-100 meter dari para pelari, pada Senin (14/4) sore waktu setempat. Dilaporkan 3 orang tewas, termasuk seorang anak berusia 8 tahun, dan lebih dari 100 orang lainnya luka-luka akibat ledakan ini.Next

Halaman 1 2

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(mpr/mad)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%