detikcom
Selasa, 16/04/2013 11:20 WIB

Kasus Dana Bansos, KPK Periksa 3 Hakim Tipikor di Bandung

Rina Atriana - detikNews
Jakarta - KPK melakukan pemeriksaan terhadap 3 hakim tipikor dan 3 saksi lainnya dalam kasus dugaan penerimaan hadiah terkait dana bansos Pemkot Bandung. Keenam saksi tersebut menjadi saksi untuk tersangka Setyabudi Tejocahyono dan Toto Hutagalung.

"Saksi diperiksa untuk tersangka ST dan TH," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi, melalui pesan singkat kepada wartawan, Selasa (16/4/2013).

Ketiga hakim tipikor itu yaitu Ramlan Comel dan Djodjo Djohari Hakim ad hoc dari Pengadilan Tipikor Bandung, serta Pontian Mundir yang merupakan Hakim Ad Hoc Pengadilan Tinggi Tipikor Jawa Barat. Sementara tiga saksi lainnya adalah mantan Wakil Panitera PN Bandung sekarang Panitera PN Cianjur Rina Pertiwi, panitera Pengganti Pengadilan Tipikor Bandung Susilo Nandang Bagio, dan Panitia Sekretaris PN Bandung Ali Fardoni.

Pemeriksaan dapat terlaksana setelah ada koordinasi dengan Kasat Sabhara Polrestabes Bandung, AKBP Dhafi. Pemeriksaan sendiri bertempat di Kantor Satuan Sabhara Polrestabes Bandung Jalan Ahmad Yani No 282 Bandung.

Seperti diketahui, KPK telah menetapkan Setyabudi Tejocahyono dan Toto Hutagalung sebagai tersangka dalam kasus ini. Toto hari ini, diperiksa KPK sebagai saksi untuk tersangka Setyabudi. Pemeriksaan berlangsung di kantor KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(rna/rmd)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%
MustRead close