detikcom
Selasa, 16/04/2013 10:44 WIB

Bom Boston

WNI di Boston: Kota Masih Panik, Hanya Polisi & Garda Nasional di Jalanan

Rachmadin Ismail - detikNews
Reuters
Boston - Bayu KD, WNI yang sedang bersekolah di Boston, Amerika Serikat, tak melihat ada warga sipil yang berkeliaran setelah insiden bom di Copley Square. Semua warga disuruh di dalam rumah. Hanya polisi dan tentara yang di jalanan.

"Kondisinya sekarang semua warga tidak keluar rumah, suasana masih panik. Di luar hanya polisi dan national guard," kata Bayu saat dihubungi detikcom, Selasa (16/4/2013).

Selain aparat, ada juga petugas medis yang berjaga di jalanan. Para penduduk semua diminta pulang.

Saat kejadian, Bayu sedang berada di kampusnya di Holt International Business School, Cambridge. Lokasinya berjarak 3 kilometer dari ledakan bom di Copley Square, tempat maraton berlansung.

"Tadi banyak mobil dihentikan untuk diperiksa bagasinya, suasananya mencekam," jelasnya.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(mad/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
MustRead close