Selasa, 16/04/2013 08:53 WIB

Dokter Gigi Jadi Bos Baru HMI

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Akhirnya, setelah satu bulan berkongres, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mempunyai bos baru. Terpilih sebagai Ketua Umum yakni drg Arief Rosyid. Dia akan menjabat untuk periode 2013-2015.

"Kongres ini merupakan kongres terpanjang dalam sejarah kongres HMI, organisasi mahasiswa tertua di Indonesia yang lahir pada 1947," kata tim sukses Arief, Chairul Sahbana Tarigan dalam surat elektroniknya, Selasa (16/4/2013).

Kongres HMI digelar sejak 15 Maret dan berakhir 15 April 2013. Lokasinya pun berpindah-pindah, mulai dari Asrama Haji Pondok Gede, kemudian ke Graha Insan Cita Depok, dan terakhir di GOR Ragunan, Jaksel.

Sempat terjadi kekisruhan dalam pelaksanaan kongres ini, polisi bahkan sempat turun tangan. Kini, Chairul menegaskan semuanya sudah selesai. Arief merupakan kader HMI asal Makassar Timur.

"Pada putaran pertama mengalahkan 29 kandidat lainnya dan pada putaran ke dua setelah ke 27 kandidat melemparkan dukungan kepada Arief, ia mangalahkan kandidat lainnya Noer Fajriansyah dengan selisih sangat telak 238-64 suara," tuturnya.

Pelantikan Arief akan dilaksanakan dua bulan lagi di Jakarta. "Ini merupakan pelajaran berharga dalam sejarah HMI yang harus diambil hikmahnya serta menjadi konsensus akumulatif tentang niat, harapan dan tujuan yang sama untuk mengembalikan HMI kepada rakyat," tutupnya.

Kandidat lainnya Noer Fajriansyah yang dikonfirmasi soal kemenangan Arief ini belum memberikan respons.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(ndr/fdn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%
MustRead close