Detik.com News
Detik.com
Selasa, 16/04/2013 04:26 WIB

Ledakan Boston, Polisi Temukan 2 Bom Lain

Ferdinan - detikNews
Ledakan Boston, Polisi Temukan 2 Bom Lain
Jakarta - Polisi menemukan dua bahan peledak lainnya pasca ledakan di Boston Marathon, Boston, Massachusetts, Amerika Serikat. Dua ledakan di Boston dilaporkan menewaskan 2 orang.

Seperti dikutip dari BBC, ledakan pertama terjadi sekitar pukul 14.50, Seni (15/4/2013) waktu setempat. Ledakan terjadi sekitar 2 jam setelah pemenang melewati garis finish.

Dilaporkan ledakan keras terjadi di sisi utara, disusul ledakan kedua beberapa detik kemudian. Asap tebal membubung tinggi usai ledakan.

Presiden AS Barack Obama telah mengontak Wali Kota Boston dan Gubernur Massachusetts terkait peristiwa berdarah ini. Sementara Wapres AS Joe Biden menyampaikan dukacitanya terhadap korban ledakan.




Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fdn/fdn)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%
MustRead close