detikcom
Senin, 15/04/2013 18:31 WIB

Update Berita

Polisi Tahan 149 anggota Laskar Merah Putih di Tanjung Duren

Septiana Ledysia - detikNews
Jakarta - Polres Jakarta Barat dan jajarannya tadi siang berhasil menangkap 149 (sebelumnya ditulis 158) anggota laskar merah putih di Tanjung Duren. Polisi pun menahan keseluruhannya di Mapolres Jakbar dan masih terus menyelediki kasus tersebut.

"Tadi salah informasi yang benar 149 orang jumlahnya dan semua sudah ditahan," kata Kasat Reskrim Jakarta Barat, AKBP Hengki Haryadi kepada detikcom, Senin (15/4/2013).

Hengki mengatakan, saat ini polisi masih terus memeriksa dan menyelidiki siapa dalang dari kelompotan tersebut. Dan menurutnya jumlah yang ditahan akan bertambah.

"Pelaku dikenakan pasal 214 KUHP karena melawan petugas dan ancaman hukumannya paling lama 7 tahun penjara," imbuhnya.

Mereka ditangkap karena menghalangi eksekusi sita lahan di Jl Tanjung Duren, Jakarta, oleh PN Jakbar. Tidak ditemukan adanya senjata tajam yang dibawa oleh seratusan orang yang berkostum loreng tersebut.


Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(spt/lh)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%