detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 13:06 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 15/04/2013 15:57 WIB

Spesialis Perampok Nasabah Bank Bersenpi Ditembak

Tamam Mubarrok - detikNews
Foto: Tamam Mubarrok
Mojokerto - Tiga pelaku perampokan nasabah bank di beberapa wilayah di Jawa Timur, ditembak Tim Resmob Polresta Mojokerto berkat kamera CCTV. Dari serangkaian aksinya, ketiga pelaku berhasil membawa kabur uang Rp 850 juta.

Ketiga pelaku yang berasal dari Madura tegrsebut yakni Muhammad Yunus, Mukhlis dan Zein. "Mereka ditangkap saat beraksi merampok nasabah BCA di Kota Mojokerto," kata Kapolresta Mojokerto AKBP Iwan Kurniawan saat gelar perkara, Senin (15/4/2013).

Penangakapan ketiganya berawal saat Yunus berpura-pura menabung di BCA Kota Mojokerto di Jalan HOS Cokroaminoto. Di dalam bank ini, Yunus mencari sasarannya. Setelah tergambar, dia menghubungi dua temannya di luar.

"Sementara kedua rekannya ini menunggu di depan menyambut mangsanya. Keduanya membawa sebilah golok dan pistol genggam," ujarnya.

Kamera CCTV pada kejadian sebelumnya di beberapa wilayah telah merekam wajah Yunus dan serta atribut yang dipakainya. Mengetahui hal itu, security BCA segera melapor polisi. Tim Resmob Satreskrim Polresta Mojokerto segera menangkap Yunus.

Setelah ditatar, dua rekannya di luar disergap dan ditembak pada kakinya. Sebab jika tak dilumpuhkan, keduanya juga siap menembak Tim Resmob.

"Keduanya ditembak karena mereka nyaris meletuskan pistolnya ke anggota," tandasnya.

Polisi berhasil menyita dua unit motor pelaku, sepucuk pistol jenis FN berikut 4 butir magazine, sebilah golok, beberapa kartu ATM dan buku tabungan nasabah. Serangkaian aksi yang dilakukannya meliputi 2 TKP di Pasuruan, 1 Sidoarjo, 1 Gresik dan masing-masing 1 di Kota serta Kabupaten Mojokerto.

"Perampokan paling besar terjadi di Pungging Kabupaten Mojokerto. Korban merugi Rp 500 juta usai mengambilnya di Bank Mandiri. Sementara ada 3 pelaku lagi yang masih kita buru," pungkasnya.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(fat/fat)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%