Senin, 15/04/2013 15:57 WIB

Spesialis Perampok Nasabah Bank Bersenpi Ditembak

Tamam Mubarrok - detikNews
Foto: Tamam Mubarrok
Mojokerto - Tiga pelaku perampokan nasabah bank di beberapa wilayah di Jawa Timur, ditembak Tim Resmob Polresta Mojokerto berkat kamera CCTV. Dari serangkaian aksinya, ketiga pelaku berhasil membawa kabur uang Rp 850 juta.

Ketiga pelaku yang berasal dari Madura tegrsebut yakni Muhammad Yunus, Mukhlis dan Zein. "Mereka ditangkap saat beraksi merampok nasabah BCA di Kota Mojokerto," kata Kapolresta Mojokerto AKBP Iwan Kurniawan saat gelar perkara, Senin (15/4/2013).

Penangakapan ketiganya berawal saat Yunus berpura-pura menabung di BCA Kota Mojokerto di Jalan HOS Cokroaminoto. Di dalam bank ini, Yunus mencari sasarannya. Setelah tergambar, dia menghubungi dua temannya di luar.

"Sementara kedua rekannya ini menunggu di depan menyambut mangsanya. Keduanya membawa sebilah golok dan pistol genggam," ujarnya.

Kamera CCTV pada kejadian sebelumnya di beberapa wilayah telah merekam wajah Yunus dan serta atribut yang dipakainya. Mengetahui hal itu, security BCA segera melapor polisi. Tim Resmob Satreskrim Polresta Mojokerto segera menangkap Yunus.

Setelah ditatar, dua rekannya di luar disergap dan ditembak pada kakinya. Sebab jika tak dilumpuhkan, keduanya juga siap menembak Tim Resmob.

"Keduanya ditembak karena mereka nyaris meletuskan pistolnya ke anggota," tandasnya.

Polisi berhasil menyita dua unit motor pelaku, sepucuk pistol jenis FN berikut 4 butir magazine, sebilah golok, beberapa kartu ATM dan buku tabungan nasabah. Serangkaian aksi yang dilakukannya meliputi 2 TKP di Pasuruan, 1 Sidoarjo, 1 Gresik dan masing-masing 1 di Kota serta Kabupaten Mojokerto.

"Perampokan paling besar terjadi di Pungging Kabupaten Mojokerto. Korban merugi Rp 500 juta usai mengambilnya di Bank Mandiri. Sementara ada 3 pelaku lagi yang masih kita buru," pungkasnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fat/fat)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
65%
Kontra
35%